+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Amerika Kenakan Bea Antidumping untuk Biodiesel Indonesia:

Bea masuk tambahan mencapai 70 persen. Amerika Serikat memungut bea masuk antidumping (BMAD) pendahuluan atas produk biodiesel asal Indonesia dan Argentina, setelah menuding kedua negara ini melakukan praktik dumping (menetapkan harga ekspor di bawah harga pasar lokal) pada komoditas tersebut. Kabar yang, dilansir Financial Today menyebutkan bea masuk 50-70 persen dikenakan setelah Departemen Perdagangan Amerika menemukan bukti penjualan biodiesel di bawah harga pasar yang berlaku di Negeri Abang Sam tersebut. Jika diperinci, biodiesel asal Argentina yang berbahan dasar minyak kedelai terkena BMAD 54,36 hingga 70,05 persen. Adapun BMAD untuk biodiesel Indonesia, yang berbahan dasar sawit, mencapai 50,71 persen. Menteri Perdagangan Amerika, Wilbur Ross, mengatakan pemerintah Argentina telah mengajukan negosiasi. Amerika, kata dia, membuka peluang untuk menunda pengenaan bea masuk tersebut. Impor biodiesel dari Argentina dan Indonesia cukup tinggi. Data Departemen Perdagangan Amerika pada 2016 menyebutkan nilai impor biodiesel dari Argentina sebesar USS 1,2 miliar dan dari Indonesia mencapai US$ 268 juta. Argentina memasok dua pertiga pasokan biodiesel Amerika tahun lalu, sebanyak 916 juta galon atau 3,5 miliar liter. Pemasok dari negara itu antara lain Cargill Inc dan Louis Dreyfus Co, yang tergabung dalam asosiasi bernama Carbio. (TEMPO)