+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Aprobi: Buka Pasar Baru Untuk Biofuel Sawit Tak Mudah:

  • Aprobi: Buka Pasar Baru Untuk Biofuel Sawit Tak Mudah: Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) menyatakan pasar baru untuk ekspor biodiesel tidak mudah dan membutuhkan waktu untuk merintisnya karena dibutuhkan dukungan dari Kementerian Energi dan Lingkungan Hidup, serta persetujuan dari pabrik otomotif negara yang dituju. “Kami sedang berusaha membuka pasar baru untuk biodiesel. Untuk itu, semua kemungkinan negara dijajaki,” kata Ketua Harian Aprobi, Paulus Tjakrawan (BORNEO NEWS)

https://www.borneonews.co.id/berita/87714-aprobi-buka-pasar-baru-untuk-biofuel-sawit-tak-mudah

  • Industri Biodiesel Seperti Habis Jatuh Tertimpa Tangga: Setelah dihambat Eropa, produk biodiesel Indonesia pun diganjal Amerika Serikat (AS) dengan pemberlakuan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD). Kementerian Perdagangan mengancam akan membawa kasus ini ke World Trade Organizations (WTO). Nasib industri biodiesel kita habis jatuh tertimpa tangga. Produsen biodiesel menga­jukan gugatan di forum USCIT atas keputusan yang mengena­kan BMAS atas produk biod­iesel pada 9 November 2017 lalu. Pradnyawati yakin upaya perusahaan eksportir Indonesia untuk banding atas putusan BMAD akan membuahkan hasil positif. Kebijakan tersebut berdampak negatif bagi produsen dengan terhentinya ekspor biodiesel ke AS. Bea masuk anti-dumping juga akan menekan biodiesel Indonesia. Pemerintah juga bekerja sama dengan Asosiasi Produsen Biodiesel Indonesia (Aprobi) untuk mempersiapkan langkah strategis dalam upaya banding melalui WTO di Je­newa, Swiss. Sebelumnya, Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan men­gungkapkan kekhawatirannya akan terjadinya efek domino atas tindakan proteksionis AS dan Uni-Eropa terhadap produk biodiesel Indonesia. “Langkah ini bisa saja ditiru oleh negara tujuan ekspor biodiesel lainnya,” ujar Paulus. (RMOL.CO)

http://ekbis.rmol.co/read/2018/03/01/328702/Industri-Biodiesel-Seperti-Habis-Jatuh-Tertimpa-Tangga-

 

  • HIP Biodiesel Maret 2018 Rp8.161 per Liter: Harga indeks pasar (HIP) bahan bakar biodiesel Maret 2018 ditetapkan pada kisaran Rp8.161 per liter. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dikutip, Kamis (1/3/2018), HIP biodiesel tersebut naik Rp197 per liter dari bulan sebelumnya, yakni Rp7.964 per liter. Harga tersebut ditambah besaran ongkos angkut sesuai dengan ketentuan Keputusan Menteri ESDM No. 2026 K/12/MEM/2017. Peningkatan HIP biodiesel pada Maret, dipengaruhi oleh harga rata-rata minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) Kharisma Pemasaran Bersama (KPB) periode 25 Januari 2018 – 24 Februari 2018. Adapun harga CPO juga mengalami kenaikan menjadi Rp8.029 per kg dari sebelumnya Rp7.812 per kg. (BISNIS)

http://industri.bisnis.com/read/20180301/44/744822/hip-biodiesel-maret-2018-rp8.161-per-liter

  • CPO Naik, Banderol Biodiesel dan Bioetanol untuk Maret Makin Mahal: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada bulan Maret 2018 telah menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN), yang meliputi biodiesel dan bioetanol. Di bulan Maret ini, harga kedua jenis BBN ini mengalami kenaikan. Mengutp situs Kementerian ESDM, Kamis (1/3/2018), tarif biodiesel ditetapkan sebesar Rp8.161 per liter, atau naik sebesar Rp199 dari bulan Februari 2018 lalu, yaitu Rp7.962 per liter. Harga tersebut masih belum termasuk perhitungan ongkos angkut, yang berpedoman pada Keputusan Menteri ESDM No.2026 K/12/MEM/2017. Kenaikan HIP biodiesel ditopang oleh harga rata-rata minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) sepanjang 25 Januari hingga 24 Februari 2018 sebesar Rp8.029 per kilo gram (kg). Harga ini lebih tinggi pada periode sebelumnya, yaitu Rp7.810 per kg. (INEWS)

http://www.inews.id/finance/read/cpo-naik-banderol-biodiesel-dan-bioetanol-untuk-maret-makin-mahal

  • Ubah Lemak Ayam jadi Biodiesel, Siswa SMPN 5 Yogya Raih Medali Perunggu ISPO 2018: Dua siswa SMPN 5 Yogyakarta, Puput Rahmawati dan Gregory Hope Soegiantoro berhasil meraih medali perunggu pada ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2018. Kompetisi ini digelar pada 23-25 Februari 2018 kemarin di Sekolah Kharisma Bangsa Tangerang Selatan, Banten. Penelitian tentang “Biodiesel Ramah Lingkungan dari Limbah Lemak Ayam dan Minyak Jelantah” inilah yang berhasil membawa Puput dan Gregory meraih medali perunggu. Dari hasil penelitian tersebut, biodisel dari limbah lemak ayam dan minyak jelantah ini dapat digunakan sebagai energi alternatif sekaligus untuk mengurangi limbah. Saat mengikuti lomba ISPO kemarin, Gregory menuturkan, banyak pengunjung yang memuji hasil penelitian biodieselnya. (TRIBUNNEWS)

http://jogja.tribunnews.com/2018/03/01/ubah-lemak-ayam-jadi-biodiesel-siswa-smpn-5-yogya-raih-medali-perunggu-ispo-2018

 

  • Riset Bioetanol G2 Terus Dilakukan: BIOETANOL Generasi 2 (G2)yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit (tandan kosong kelapa sawit/TKKS) masih belum ekonomis. Meski hasil per ton TKKS sudah menyamai hasil produksi bioetanol G1 yang berbahan pati, yaitu 160 liter, prosesnya masih mahal. “Memang hasilnya tidak beda jauh. Tapi, biaya untuk memprosesnya masih mahal. Kami terus megembangkan riset-riset bioetanol berbahan baku biomassa (termasuk TKKS) yang lebih efektif dan irit,” kata peneliti Puslit Kimia LIPI Haznan Abimanyu, di Puspiptek Serpong, Tangerang, kemarin. (MEDIA INDONESIA)
  • Regulator Siap Ajukan Gugatan Biodiesel ke WTO: Pemerintah Indonesia siap mengajukan gugatan ke Badan Penyelesaian Sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (DSB WTO) terkait langkah United States Department of Commerce (USDOC), yang mempublikasikan penentuan akhir atas penyelidikan antidumping produk biodiesel. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan pemerintah Indonesia akan mempersiapkan berbagai upaya untuk melawan tuduhan yang dinilai tidak berdasar dan bertentangan dengan ketentuan antidumping World Trade Organization (WTO). “Kami akan ambil semua langkah, termasuk di dalamnya ke WTO. Kemungkinan besar ke sana,” kata Enggartiasto di Cirebon, disalin dari Antara di Jakarta. Pada 21 Februari 2018, USDOC, institusi yang menentukan perhitungan besaran dumping, mempublikasikan penentuan akhir (final determination) atas penyelidikan antidumping untuk produk biodiesel yang berasal dari Indonesia dan Argentina. (NERACA)
  • Indonesia Siap Gugat AS Terkait Biodiesel: Kementerian Perdagangan tidak main-main dalam menyikapi kebijakan Amerika Serikat yang menerapkan kebijakan antidumping terhadap produk biodiesel Indonesia. Mereka akan”menggugat ke masalah ini ke Badan Penyelesaian Sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (DSB WTO). Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan pemerintah Indonesia akan menyiapkan berbagai upaya untuk melawan tuduhan United States Department of Commerce (USDOC) yang dinilai tidak berdasar dan “bertentangan dengan ketentuan antidumping WTO. “Kami akan ambil semua langkah, termasuk di dalamnya ke WTO. Kemungkinan besar ke sana,” kata Enggar, di Cirebon, Rabu (28/2). (MEDIA INDONESIA)
  • Reliance Sekuritas: Indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak cenderung menguat terbatas diakhir pekan dengan rentang 6.554-6.687. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya ASRI, BBCA, BBRI, BKSL, BWPT, JSMR, RALS, PTPR Secara teknikal pergerakan IHSG kembali menguat diatas MA5 dan MA20 setelah sempat tertahan dan berkonsolidasi pada level tersebut. Indikasi kuat kembali menguat tersignal pada indikator Stochastic yang terkonfirmasi golden-cross pada area oversold dengan momentum yang masih flat akan menahan penguatan. IHSG (+0.13%) tutup menguat tipis 8.83 poin dilevel 6606.05 setelah sempat bergerak mixed diawal sesi perdagangan melihat bursa asia dibuka cenderung menekan. Sektor pertanian (+4.23%) kembali menjadi pendorong seiring penguatan pada produsen CPO pasca Pemerintah diputuskan menang pada gugatan biodiesel ke Eropa oleh WTO. Data Indeks manufaktur PMI Indonesia rilis diatas ekspektasi 51.4 dari 49.9 dan Data inflasi yang rilis cukup terkendali dibawah ekspektasi dilevel 3.18% YoY dari 3.25% YoY menjadi trigger penguatan ditengah gejolak pergerakan yang bervariasi negatif di ekuitas global. Inflasi bulanan pada bulan februari rilis sangat rendah 0.17% berbanding 0.62% dengan ekspektasi awal 0.44% seakan meredakan kekhawatiran investor. Meskipun investor asing tetap terlihat net sell Rp 673,54 miliar dengan saham BBCA, ASH dan PGAS yang menjadi top net sell value. (INVESTOR DAILY INDONESIA)
  • Jaga Pagar untuk Bahan Bakar Nabati: Ketersediaan BBM semakin berkurang dan harga minyak dunia yang semakin meningkat. Salah satu tanaman yang bisa dijadikan sebagai sumber energi alternatif terbarukan (bahan bakar nabati) Untuk mendukung pengembangan jarak pagar sebagai sumber bahan bakar nabati, peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat telah merakit varietas unggul baru jarak pagar dan sudah dilepas pada 2017, yaitu Jet 1 Agribun dan Jet 2 Agribun beserta teknologi pendukungnya. (REPLUBIKA)

http://republika.co.id/berita/ekonomi/pertanian/18/03/01/p4w11q453-jarak-pagar-untuk-bahan-bakar-nabati