+62 2129380882 office@aprobi.co.id

APROBI Optimis 9,5 Juta KL Biodisel Diserap Pasar

CNBC Indonesia | Sabtu, 5 Oktober 2019

APROBI Optimis 9,5 Juta KL Biodisel Diserap Pasar

Ketua Umum APROBI, Master Parulian Tumanggor menyebutkan penerapan aturan B30 pada awal Januari 2020 akan menyerap 9,5 juta kilo liter (KL) Biodiesel dalam negeri. Sehingga perlu upaya mendorong pembangunan refenery baru untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi biofuel. APROBI optimis besarnya kebutuhan biodiesel ini bisa menjadi peluang besar bagi investor untuk masuk ke industri hilir sawit Indonesia, selain itu peluang CPO di pasar global juga masih cukup besar seiring dengan perluasan pasar yang gencar dilakukan. Selengkapnya saksikan dialog MariaKatarina dengan Ketua Umum Asosiasi ProdusenBiofuel Indonesia (APROBI), MasterParulianTumanggor dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 3/10/2019).

https://www.cnbcindonesia.com/news/20191004125406-8-104443/aprobi-optimis-95-juta-kl-biodisel-diserap-pasar

CNBC Indonesia | Jum’at, 4 Oktober 2019

APROBI : Uji Coba Aman, Penerapan Biodiesel Siap Dilaksanakan

Pemerintah terus mendorong serapan produksi CPO dalam negeri yang salah satunya dilaksanakan melalui perluasan pasar Biodiesel di pasar domestik. Ketua Umum APROBI, Master Parulian Tumanggor menyebutkan saat ini serapan CPO untuk program B20 mencapai 6,2 juta kilo liter dan untuk penerapan B30 pada Januari 2020 diharapkan akan meningkat hingga 9,5 juta kilo liter. Selain itu Tumanggor juga menjelaskan bahwa uji coba penggunaan Biodiesel berlangsung aman sehingga penerapan Biodiesel dapat segera dilaksanakan. Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina dengan Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Master Parulian Tumanggor dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 3/10/2019).

https://www.cnbcindonesia.com/news/20191004124842-8-104441/aprobi-uji-coba-aman-penerapan-biodiesel-siap-dilaksanakan

Bisnis Indonesia | Senin, 7 Oktober 2019

Ekspor CPO Diproyeksi Masih Terbatas

Ekspor minyak Kelapa Sawit mentah atau crude Palm Oil atau CPO diproyeksikan masih terbatas. Hal tersebut dipengaruhi oleh outlook harga CPO yang cenderung stagnan, meskipun produksi CPO diprediksi terus meningkat. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Utara (Sumut) Wiwiek Sisto Wida-yat memaparkan bahwa meskipun pada kuartal III/2019, ekspor CPO meningkat namun masih dibayangi oleh beberapa risiko eksternal seperti perlambatan ekonomi dunia, perang dagang, dan black campaign di Eropa. “Diperlukan optimalisasi perluasan penggunaan CPO di domestik,” katanya seperti dikutip Minggu (6/10). Wiwiek menilai bahwa permintaan CPO ditopang oleh serapan biodiesel dan ekspor mitra dagang utama. Dia melanjutkan bahwa kebijakan biodiesel di masing-masing negara, seperti Indonesia dan Malaysia, yang diharapkan dapat mendorong kenaikan permintaan CPO, di tengah risiko penurunan permintaan dari negara mitra dagang utama, seperti India, Eropa, dan China yang menguasai pasar hampir 50%. “Tingkat serapan biodiesel akan meningkat, kalau pada 2018 sebesar 10 %, pada 2019 diperkirakan mencapai 20 %,” katanya.

Pada 2018, lanjutnya, kebutuhan biodiesel sebesar 3,3 juta ton. Kebutuhan biodiesel diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar 5,5 juta ton pada tahun ini, dan diproyeksi pada 2020 kebutuhan menjacapai 7,8 juta ton. Selain itu, Sumut perlu mempercepat pengembangan sumber-sumber ekonomi baru guna meningkatkan stabilitas ekonomi. Mengingat sumber ekonomi dari komoditas unggulan seperti Kelapa Sawit dan karet sensitif dengan fluktuasi harga dan ketidakpastian perekonomian global. Nilai ekspor lemak dan minyak hewan/nabati, yang di dalamnya termasuk crude palm oil, Sumut diprediksi di bawah angka pada 2018. Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut Timbas Prasat Ginting mengatakan penurunan nilai ekspor dikarenakan harga jual menunjukan tren penurunan. Bahkan, lanjutnya, harga ekspor CPO sempat mencapai 1.800 ringgit Malaysia per metrik ton. Walau sudah naik menjadi sekitar 2.100 ringgit, tetapi ada kekhawatiran akan turun lagi karena akan memasuki masa panen puncak tandan buah segar (TBS) sawit. “Oleh karena harga ekspor berfluktuasi, maka Gapki mengapresiasi dan mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo yang menargetkan bahwa pada Januari 2020, Indonesia sudah menggunakan B30 atau bahan bakar biodiesel 30%,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Zonny Waldi mengatakan bahwa neraca perdagangan luar negeri Sumut memang mengalami tren penurunan. Realisasi ekspor sumut periode Januari-Juli 2019 untuk volume tercatat sebesar 5,41 juta ton, dari golongan barang masih didominasi Kelapa Sawit dan karet. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara mencatat, pada periode Januari-Agustus 2019, penurunan ekspor terbesar terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan/nabati, yakni turun sebesar 19,52% dengan nilai US$445,82 juta.

CNBC Indonesia | Jum’at, 4 Oktober 2019

Investasi Pembangkit Listrik Biodisel Capai RP 10 T

Pemanfaatan Biodiesel untuk pasokan bahan bakar di pembangkit listrik maupun industri yang ada di tanah air, membutuhkan investasi Rp 5 triliun hingga Rp 10 triliun. Investasi besar ini untuk menyediakan pasokan Biodiesel bagi ketersediaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) 4.969 unit.

https://www.cnbcindonesia.com/news/20191004121305-8-104433/investasi-pembangkit-listrik-biodisel-capai-rp-10-t

Warta Ekonomi | Sabtu, 5 Oktober 2019

BPDP KS Gelar Makassar Amazing Race Sawit Hunt 2019

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bekerja sama dengan Warta Ekonomi menggelar kegiatan Makassar Amazing Race Sawit Hunt 2019 di Madrid Assembly Hall, Pantai Akkarena, Makassar, Sabtu (5/10/2019). Makassar menjadi kota kelima lokasi kegiatan Amazing Race Sawit Hunt 2019 setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Bogor, Yogyakarta, dan Surabaya. Kepala Divisi Perusahaan BPDP Kelapa Sawit, Achmad Maulizal Sutawijaya, mengharapkan para peserta kegiatan ini bisa mendapat pemahaman yang baik tentang sektor kelapa sawit “Saya berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Semoga para peserta kegiatan ini bisa mendapat pemahaman yang baik tentang kelapa sawit,” kata Maulizal.

Kegiatan Amazing Race Sawit Hunt 2019 merupakan kegiatan edukasi sekaligus mendorong kampanye positif tentang kelapa sawit yang menyasar para generasi milenial khususnya pelajar dan mahasiswa. Kampanye positif ini digelar karena masih banyak informasi keliru tentang kelapa sawit yang beredar di masyarakat. Para pembicara yang hadir dalam kegiatan ini seperti Kepala Divisi Perusahaan BPDP Kelapa Sawit, Achmad Maulizal Sutawijaya; Ketua Bidang Komunikasi GAPKI, Tofan Mahdi; dan Head of Corporate Communications Sinar Mas Agribusiness and Food, Wulan Suling. Selain mendapatkan edukasi dan literasi tentang sawit, para peserta akan mendapatkan berbagai macam hadiah menarik. Ada total hadiah uang tunai senilai Rp5 juta untuk para peserta yang keluar sebagai pemenang di kegiatan games dan lomba Instagram. Kemudian ada berbagai macam hadiah kejutan untuk para peserta yang aktif mengikuti kegiatan ini.

Para pembiacara akan memperkenalkan lebih dalam soal sawit dan produk-produk turunannya serta peluang-peluang yang bisa diciptakan dari kelapa sawit. Perlu diketahui, kelapa sawit dan produk turunannya hidup berdampingan dengan masyarakat Indonesia. Produk turunan sawit dapat berupa makanan, kosmetik, dan energi terbarukan. Sebagai contoh untuk makanan berupa minyak goreng, margarin, mentega, hingga mie instan. Dan untuk produk kecantikan dan kosmetik berupa lipstik, sampo, lalu sabun. Adapun, energi terbarukan yang dihasilkan dari sawit berupa biodiesel.

https://www.wartaekonomi.co.id/read250033/bpdp-ks-gelar-makassar-amazing-race-sawit-hunt-2019.html