+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Aprobi: Subsidi Biodiesel Tidak Pakai Duit Negara:

  • Aprobi: Subsidi Biodiesel Tidak Pakai Duit Negara: Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) menegaskan bahwa pendanaan subsidi biodiesel tidak mengambil Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dananya berasal dari pungutan Crude Palm Oil (CPO) alias CPO Fund. Dana CPO Fund sendiri diper­oleh dari ekspor produk sawit dan produk turunannya. Dana pungutan inilah yang dihim­pun dan dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) sesuai Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Penghim­punan Dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit. (RMOL.CO)

http://ekbis.rmol.co/read/2018/01/24/323875/Aprobi:-Subsidi-Biodiesel-Tidak-Pakai-Duit-Negara-

  • BMAD BIODIESEL EROPA: Gapki Yakini Gugatan Dikabulkan WTO: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia meyakini Indonesia akan memenangkan komplain soal Uni Eropa yang dinilai melanggar ketentuan anti-dumping agreement WTO karena keliru dalam melakukan perhitungan bagi produsen biodiesel Indonesia. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono mengemukakak jika keputusan WTO memenangkan pihak Indonesia, maka pasar Uni Eropa akan kembali terbuka bagi biodiesel CPO asal Indonesia. Ketua Umum Aprobi Master Parulian Tumanggor mengatakan meski kebijaan itu belum final, namun pemerintah bersama pengusaha dan asosiasi akan melayangkan protes terkait upaya penghapusan tersebut. Pemerintah menilai Uni Eropa selama ini gencar mematikan minyak kelapa sawit sebagai energi terbarukan. Bahkan sawit dianggap dapat memproduksi minyak lebih banyak dibanding produk nabati lainnya. (BISNIS)

http://industri.bisnis.com/read/20180124/12/729880/bmad-biodiesel-eropa-gapki-yakini-gugatan-dikabulkan-wto-

  • Duta Lingkungan Hidup Prancis ke RI, Ini Harapan Produsen Biofuel: Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) meyakini pihak kementerian akan merundingkan terkait kendala perdagangan minyak sawit dan biodiesel untuk kawasan Uni Eropa saat Duta Besar Prancis untuk Lingkungan Hidup Xavier Sticker tengah berkunjung ke Indonesia saat ini. “Kemenko Perekonomin (tentunya) akan mendiskusikan mengenai masalah yang sedang dirundingkan di Eropa tentang sustainibility sawit,” kata Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan  kepada Bisnis, Rabu (24/1/2018). (BISNIS)

http://industri.bisnis.com/read/20180124/12/729958/duta-lingkungan-hidup-prancis-ke-ri-ini-harapan-produsen-biofuel

  • Uni Eropa Larang Minyak Sawit, Indonesia-Malaysia Terdampak: Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara produsen hampir 90 persen minyak sawit dunia, terguncang dengan keputusan parlemen Eropa pekan lalu, yang melarang penggunaan komoditas tersebut sebagai bahan bakar. Pemimpin di dua negara telah memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat menyebabkan konflik perdagangan, karena dianggap sebagai penghalang dalam perdagangan yang protektif. (VIVA NEWS)

https://www.viva.co.id/berita/dunia/1000003-uni-eropa-larang-minyak-sawit-indonesia-malaysia-terdampak

  • Greenpeace: Pemanfaatan Sawit Untuk Biofuel Tidak Tepat: Organisasi lingkungan, Greenpeace Indonesia menyayangkan kebijakan pemerintah yang memberikan insentif kepada sejumlah perusahaan di industri bahan bakar nabati (biofuel). Sepanjang Januari-September 2017, ada lima perusahaan sawit besar yang mendapatkan kucuran dana sekitar Rp 7,5 trilyun melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga pernah mencermati hal ini dan mendapatkan empat perusahaan menyerap 81,8% dana subsidi mandatori biodiesel. Berdasarkan UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan serta dua peraturan turunannya, dana yang dihimpun dari pelaku usaha perkebunan bukanlah semata untuk pengembangan biodiesel (GATRA)

https://www.gatra.com/ekonomi/industri/305001-greenpeace-pemanfaatan-sawit-untuk-biofuel-tidak-tepat

  • Subsidi Biodiesel Diklaim untuk Serap Minyak Sawit Dalam Jumlah Besar: Besarnya dana pungutan ekspor kelapa sawit yang mengalir kepada lima korporasi besar untuk subsidi biodiesel terus jadi sorotan. Namun, Direktur Utama BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) Dono Boestami menjelaskan, kebijakan tersebut diambil lantaran adanya keperluan untuk menyerap produksi minyak sawit nasional dalam jumlah besar. “Untuk saat ini, belum ada alternatif lain yang bisa menyerap hasil CPO (crude palm oil), hasil dari kebun sawit ini yang dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yang sesingkat-singkatnya,” kata Dono (KATA DATA)

https://katadata.co.id/berita/2018/01/24/bpdpks-subsidi-biodiesel-untuk-serap-minyak-sawit-dalam-jumlah-besar

 

 

  • Indonesia Tolak Keputusan Parlemen Uni Eropa Terhadap Sawit (PERDAGANGAN DISKRIMINATIF): Indonesia menolak keputusan diskriminatif Parlemen Eropa yang tetap menyetujui penghentian penggunaan biofuel berbahan dasar kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan pada 2021. Kementerian Luar Negeri menyampaikan, Pemerintah Indonesia mengemukakan kekecewaan atas tindakan Parlemen Eropa tersebut. (NERACA)