+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Argentina sent 600,000 tonnes of biodiesel to Europe:

  • Argentina sent 600,000 tonnes of biodiesel to Europe: Argentina sent 600,000 tonnes of biodiesel to Europe from September through mid-January, after the European Union lowered import duties, according to data sent to Reuters on Monday by the country’s main biofuel group Carbio. The EU cut anti-dumping duties in September to between 4.5 and 8.1 percent from 22 to 25.7 percent. But the European Commission is set to launch an investigation into whether Argentine producers exporting biodiesel to the bloc are benefiting from unfair subsidies, people familiar with the case said. In November, a Carbio analyst estimated that Argentina would ship 500,000 tonnes of biodiesel to Europe in 2018. (REUTERS.COM)

https://www.reuters.com/article/argentina-biodiesel/argentina-sent-600000-tonnes-of-biodiesel-to-europe-carbio-idUSL2N1PO0V0

  • Kinerja Ekspor CPO Masih Terkendala Hambatan Dagang Sejumlah Negara: Sekretaris Jenderal Gapki Togar Sitanggang memprediksi produksi CPO pada 2018 naik sekitar 10% dibanding tahun lalu. Optimisme tersebut didukung dengan cuaca di Indonesia. Tahun ini diperkirakan RI masih mengalami fenomena la nina atau curah hujan yang tinggi sehingga mendukung produktivitas pohon sawit. Adapun CPO membutuhkan kadar air sebesar 2.400 milimeter per tahun agar produksinya lebih maksimal. Di sisi lain pengusaha mengalami sejumlah kendala dalam proses ekspor tersebut. Selain Amerika yang memberlakukan bea masuk anti dumping (BMAD) untuk biodiesel, resolusi Parlemen Eropa yang berencana melakukan pelarangan biodiesel berbasis kelapa sawit juga menghambat proses ekspor. (BISNIS)

http://industri.bisnis.com/read/20180130/12/732172/kinerja-ekspor-cpo-masih-terkendala-hambatan-dagang-sejumlah-negara

  • Afrika dan Timur Tengah Jadi Target Ekspansi Sawit RI pada 2018: Pengusaha yang tergabung dalam GAPKI memproyeksikan pasar produk kelapa sawit pada 2018 akan lebih baik dibandingkan 2017. Hal ini seiring dengan perbaikan ekonomi di berbagai negara. Sekretaris Jendral GAPKI Togar Sitanggang mengatakan para pengusaha bahkan siap melakukan ekspansi pada 2018. Salah satunya mengembangkan bisnis ke Afrika dan Timur Tengah. program kerja 2018 akan difokuskan pada beberapa hal. Pertama, meningkatkan program kemitraan dengan petani sawit swadaya untuk replanting dan peningkatan produktivitas. Kedua, penguatan dan percepatan Implementasi Sustainability/ISPO. Ketiga, penanganan hambatan perdagangan termasuk isu-isu negatif seperti anti-dumping biodiesel asal Indonesia oleh Amerika Serikat. (LIPUTAN 6)

http://bisnis.liputan6.com/read/3243719/afrika-dan-timur-tengah-jadi-target-ekspansi-sawit-ri-pada-2018

  • Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel (Eropa Pasar CPO Terbesar Ketiga): Setelah Indonesia berhasil memenangi sengketa biodiesel dengan Uni Eropa (UE), pelaku industri sawit diharapkan dapat memacu kinerja ekspor tahun ini. UE mengenakan bea masuk antidumping (BMAD) kepada Indonesia sejak 2013 dengan margin 8,8 persen–23,3 persen. Sejak saat itu, ekspor biodiesel Indonesia ke UE mengalami penurunan. Juru Bicara Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Tofan Mahdi menuturkan, yang dilakukan Eropa adalah bentuk diskriminasi produk kelapa sawit Indonesia dan Malaysia. (RIAU POS)

http://m.riaupos.co/171883-berita-eropa-pasar-cpo-terbesar-ketiga.html

  • Pak Jokowi, Sawit Sumbang Devisa Ekspor Rp 309,2 Triliun: Perdagangan volume dan nilai ekspor sawit mencatat kinerja positif sepanjang 2017. Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menunjukkan nilai ekspor minyak sawit Indonesia menembus US$ 22,97 miliar (setara Rp 309,2 triliun dengan kurs jual Rp 13.465 per 30 Januari 2018). Nilai ekspor ini tumbuh 26% dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai US$ 18,22 miliar. Terkereknya nilai ekspor mendapat sokongan volume perdagangan sawit dan turunannya.  Berdasarkan data yang diolah GAPKI dari berbagai sumber (Kementerian ESDM, Kementan, Kemenperin, BPS, GAPKI, APROBI, GIMNI, APOLIN, AIMMI dan BPDPKS) ekspor minyak sawit Indonesia (CPO dan turunannya) tidak termasuk biodiesel dan oleochemical pada 2017 meningkat signifikan 23% menjadi 31,05 juta ton, daripada periode 2016 sebesar 25,11 juta ton. (MAJALAH SAWIT)

https://sawitindonesia.com/rubrikasi-majalah/berita-terbaru/pak-jokowi-sawit-sumbang-devisa-ekspor-rp-3092-triliun/

  • 2017 Produksi Minyak Sawit Indonesia Capai 41,9 Juta Ton: Merujuk laporan dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), tahun 2017, Industri perkebunan kelapa sawit Indonesia mencatatkan kinerja yang baik. Tercatat, produksi minyak sawit (CPO) tahun 2017 mencapai 38,17 juta ton dan minyak inti sawit (PKO) sebanyak 3,05 juta ton sehingga total keseluruhan produksi minyak sawit Indonesia sekitar 41,98 juta ton. Angka ini menunjukkan peningkatan produksi sebesar 18% jika dibandingkan dengan produksi tahun 2016 yaitu 35,57 juta ton yang terdiri dari CPO 32,52 juta ton dan PKO 3,05 juta ton. “Sementara itu stok minyak sawit Indonesia pada akhir tahun 2017 adalah 4,02 juta ton,” tutur Sekjen GAPKI, Togar Sitanggang, saat jumpa pers dengan media, yang dihadiri InfoSAWIT, Selasa, (30/1/2018). Masih merujuk Laporan GAPKI dari berbagai sumber (Kementerian ESDM, Kementan, Kemenperin, BPS, GAPKI, APROBI, GIMNI, APOLIN, AIMMI dan BPDPKS) ekspor minyak sawit Indonesia (CPO dan turunannya) tidak termasuk biodiesel dan oleokimia pada tahun 2017 meningkat cukup signifikan yaitu sebesar 23% atau dari 25,11 juta ton pada tahun 2016 meningkat menjadi 31,05 juta ton di tahun 2017. (INFO SAWIT)

https://www.infosawit.com/news/7672/2017-produksi-minyak-sawit-indonesia-capai-41-9-juta-ton