+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Bauran Etanol 2% Diterapkan Tahun Ini (BAHAN BAKAR NABATI):

  • Bauran Etanol 2% Diterapkan Tahun Ini (BAHAN BAKAR NABATI): Pemerintah berencana kembali mendorong pengunaan bahan bakar nabati jenis etanol sebesar 2% (E2) dalam campuran bahan bakar minyak pada tahun ini. Selain etanol, pemerintah juga mendorong bahan bakar nabati jenis biodiesel. Bioetanol dicampur dalam bahan bakar minyak (BBM) jenis gasolin, seperti Premium, Pertamax, dan lainnya, sedangkan biodiesel digunakan untuk campuran solar. Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Andrian Feby Misnah mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan diskusi dengan PT Pertamina (Persero) dan produsen bioetanol untuk mencoba kembali menerapkan bioetanol.  “Kami rencana mulai tahun ini dengan E2. Saat ini masih tahap pembicaraan, diskusi dengan Pertamina,” katanya, Selasa (27/2). (BISNIS INDONESIA)
  • Lagi, Petani Gugat Dana Biodiesel: Petani kelapa sawit kembali menggugat Peraturan Pemerintah (PP) No.24 tahun 2015 tentang Penghimpunan Dana Perkebunan ke Mahkamah Agung (MA). Lewat uji materiil, mereka menuntut dana triliunan rupiah di Badan Layanan Umum (BLU) Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit diprioritaskan untuk peremajaan (replanting), bukan untuk bahan bakar nabati (biodiesel). Akankah menang kali ini? uji materiil yang ditempuh petani membuat tidak nyaman produsen biofuel. Bahkan, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) mengingatkan pembatalan pasal 9 ayat (2) bisa mematikan pengembangan bahan bakar berkelanjutan. Ketua Harian Aprobi, Paulus Tjakrawan Taningdjaja mengaku akan menempuh alternatif lain jika uji materiil kali ini dikabulkan MA, meski dia tidak menjelaskan alternatif tersebut. Namun, Paulus masih yakin MA tidak mengabulkan gugatan tersebut karena dulu juga petani melakukan uji materiil tapi tidak berhasil. Ya, ini memang upaya kedua petani dalam kurun kurang dalam setahun menggempur PP 24/2015. Upaya pertama dilakukan Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit untuk menggugat hal yang sama dan Majelis Hakim MA melalui putusan Nomor 01/P/HUM/2017 tanggal 16 Maret 2017 menolak permohonan uji materiil tersebut. Apakah kali ini berbeda? (AGRO INDONESIA)

http://agroindonesia.co.id/2018/02/lagi-petani-gugat-dana-biodiesel/

  • Indonesia akan laporkan AS soal dumping biodesel: Indonesia akan laporkan Amerika Serikat (AS) ke World Trade Organization (WTO) dengan tuduhan adanya dumping biodiesel asal Indonesia. “Pemerintah berencana akan mengadu ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO),” ujar Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (APROBI), Paulus Tjakrawan kepada Kontan.co.id, Minggu (25/2). Pelaporan tersebut digunakan untuk melawan tuduhan dumping dari AS. Selain pelaporan, upaya diplomasi juga dinilai akan terus dilakukan. Sebelumnya Indonesia juga telah melaporkan tuduhan dumping tersebut pada Pengadilan Perdagangan Internasional AS (USCIT). Tuduhan tersebut dilakukan dengan kolaborasi antara pemerintah dengan industri. “Pemerintah dan Industri sudah mengadu ke USCIT pada tanggal 4 Februari 2018,” terang Paulus. (IDNFINANCIALS.COM)

https://www.idnfinancials.com/id/n/15043/Indonesia-will-report-US-about-dumping-biodesel

  • RI-Korsel Kaji Teknologi Biofuel untuk Asean: Indonesia, diwakili Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Korea Selatan, diwakili The Korean Invention Promotion Association (KIPA) tengah melakukan kajian bersama di bidang teknologi biofuel untuk Asia Tenggara. “Untuk mengkaji perkembangan kebijakan biofuel dan tren hak milik intelektual terkait teknologi biofuel, kedua lembaga riset menyelenggarakan seminar,” kata Pelaksana Tugas Ketua LIPI Prof Bambang Subiyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa. Seminar Biofuel dan Konsultasi Kebijakan Hak Milik Intelektual yang diadakan di Jakarta merupakan yang kedua. Seminar pertama diadakan di Jeju, Korea Selatan. Seminar tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, Korea Selatan dan Asia Tenggara terhadap arti penting energi terbarukan, khususnya biofuel. (INVESTOR DAILY INDONESIA)

http://id.beritasatu.com/home/ri-korsel-kaji-teknologi-biofuel-untuk-asean/172536

  • LIPI: Sawit Berpeluang Dikembangkan Jadi Bioenergi: Pelaksana Tugas Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Bambang Subiyanto mengatakan tanaman kelapa sawit sangat berpeluang untuk dikembangkan menjadi sumber bioenergi. “Batang sawit sangat berpeluang untuk dimanfaatkan menjadi bioenergi. Apalagi, tanaman sawit kita banyak yang sudah berumur 25 tahun,” kata Bambang dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (27/2/2018). Bambang mengatakan jus atau sari dari batang kelapa sawit bisa diolah menjadi bioetanol, sedangkan seratnya bisa diolah menjadi pelet yang bisa untuk bahan bakar pengganti batu bara. “Bahan bakar dari pelet batang kelapa sawit nilainya setara dengan batu bara muda,” ujarnya. (WARTA EKONOMI)

https://www.wartaekonomi.co.id/read171918/lipi-sawit-berpeluang-dikembangkan-jadi-bioenergi.html

 

  • Trump’s Biofuel Summit With Senators Ends Without Agreement: Donald Trump’s meeting with senators warring over the future of a program designed to boost biofuels ended without a breakthrough Tuesday, prolonging a clash that could undermine the president’s political appeal in Pennsylvania and Iowa. White House officials now plan to consult with top ethanol and oil industry leaders on Thursday. But the administration is not expected to present them with a detailed prescription for changing the Renewable Fuel Standard that compels biofuel use, after several possible options provoked discord at the session Tuesday. “The president has been clear in his commitment to the RFS and his support for our farmers and energy workers,” White House spokeswoman Lindsay Walters said after the meeting. “He understands there are differing views on this issue and looks forward to continuing the discussion.” (BLOOMBERG)

https://www.bloomberg.com/news/articles/2018-02-27/trump-s-biofuel-summit-with-senators-ends-without-agreement

  • US DOE grants $10.6M to produce more biodiesel, biojet fuel: The U.S. DOE awarded the University of Illinois a $10.6 million, five-year grant to transform two of the most productive crops in America into sustainable sources of biodiesel and biojet fuel. The new research project Renewable Oil Generated with Ultra-productive Energycane—or ROGUE—kicked off Feb. 25 with a team meeting held in conjunction with the 2018 Genomic Sciences Program Annual Principal Investigator Meeting in Tysons, Virginia. “The U.S. continues to enjoy cheap, abundant energy but more than 80 percent of which is derived from natural gas, coal and petroleum,” said ROGUE Director Stephen Long, an Ikenberry Endowed Chair at Illinois. “Heavy, diesel-powered semitrailers and the aviation industry desire other options, but electric batteries are not feasible, and current biofuel crops cannot meet demands for biodiesel and biojet fuel.” (BIODIESELMAGAZINE.COM)

http://www.biodieselmagazine.com/articles/2516287/us-doe-grants-10-6m-to-produce-more-biodiesel-biojet-fuel

  • Conference to attract 2,000 palm oil industry delegates: The 29th Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference and Exhibition (POC2018), which will be held from March 5 to 7, will attract over 2,000 industry delegates from over 50 countries. Organised by Bursa Malaysia, the conference will see a line-up of more than 10 high-impact industry practitioners across two plenary sessions, two panel sessions and presentations of 10 strategic and price outlook papers on lauric oils and biodiesel. Director of Godrej International Dorab Mistry, a renowned practitioner in the industry, who has over 150 research papers on the palm oil industry, will once again provide a unique perspective of the global vegetable oils landscape. (BORNEO POST)

http://www.theborneopost.com/2018/02/28/conference-to-attract-2000-palm-oil-industry-delegates/

 

  • Batang Sawit Bisa Jadi Sumber Bioenergi: Pelaksana Tugas Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Bambang Subiyanto mengatakan batang tanaman kelapa sawit sangat berpeluang untuk dikembangkan menjadi sumber bioenergi. “Apalagi, tanaman sawit kita banyak yang sudah berumur 25 tahun,” kata Bambang dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin.  Ia mengatakan jus atau sari dari batang kelapa sawit bisa diolah menjadi bioetanol, sedangkan seratnya bisa diolah menjadi pelet yang bisa untuk bahan bakar pengganti batu bara. “Nilainya setara dengan batu bara muda,” ujarnya.  (MEDIA INDONESIA)