+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Bea Masuk Dumping AS Bisa Hambat Ekspor Biodiesel:

• Bea Masuk Dumping AS Bisa Hambat Ekspor Biodiesel: Amerika Serikat (AS) baru saja menetapkan bea masuk anti dumping (BMAD) sebesar 50,71% untuk produk biodiesel Indonesia. Direktur Eksekutif Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Iskandar Andi Nuhung menilai tindakan yang diambil oleh AS ini bertujuan untuk mengurangi impor biodiesel yang dilakukan oleh AS. (KONTAN)
http://industri.kontan.co.id/news/bea-masuk-dumping-as-bisa-hambat-ekspor-biodiesel
• AS tetapkan bea masuk dumping biodiesel 50,71%: Kementerian Perdagangan Amerika Serikat (AS) menetapkan bea masuk antidumping (BMAD) awal untuk impor produk biodiesel dari Indonesia. Selain dari Indonesia, Kementerian Perdagangan AS juga menetapkan BMAD untuk produk yang sama yang diimpor dari Argentina. Keputusan Kementerian Perdagangan AS tersebut menetapkan bea masuk biodiesel dari kelapa sawit di Indonesia sebesar 50,71% dari harganya. Adapun tarif BMAD produk biodiesel berbahan dasar kedelai dari Argentina ditetapkan tarif sebesar 54,36% sampai 70,05%. (KONTAN)
http://industri.kontan.co.id/news/as-tetapkan-bea-masuk-dumping-biodiesel-5071
• Amerika Tetapkan Bea Antidumping untuk Biodiesel Argentina dan Indonesia: Departemen Perdagangan Amerika menetapkan bea antidumping pendahuluan untuk impor biodiesel dari Argentina dan Indonesia setelah temuan awal menunjukkan produk yang digunakan sebagai bensin kendaraan bermotor ini dijual di bawah harga pasar di Amerika. Bea antidumping ditetapkan antara 54.36 persen hingga 70.05 persen untuk biodiesel berbahan baku kedelai dari Argentina dan 50.71 persen untuk biodiesel dari bahan baku minyak sawit dari Indonesia, (VOAINDONESIA)
https://www.voaindonesia.com/a/amerika-tetapkan-bea-antidumping-untuk-biodiesel-argentina-dan-indonesia/4083646.html