+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Dukungan ke CPO Bikin Harga Bullish (Permintaan CPO dari India membuat ekspor Indonesia mencetak rekor):

• Dukungan ke CPO Bikin Harga Bullish (Permintaan CPO dari India membuat ekspor Indonesia mencetak rekor): Harga minyak kelapa sawit mentah atawa crude palm oil (CPO) masuk tren bullish lagi. Kembalinya tren Kenaikan harga komoditas ini terjadi setelah sejumlah negara menentang diskriminasi terhadap CPO serta pelarangan impor biodiesel. Alhasil, Senin (5/2) pukul 21.00 WIB, harga CPO di Malaysia Derivative Exchange kontrak pengiriman April 2018 naik 0,89% menjadi RM 2.489 per metrik ton. Namun dalam sepekan, harganya masih terkoreksi 1,19%. Analis PT Monex Investindo Futures Faisyal menyebutkan, keperkasaan harga CPO muncul pasca beberapa negara mengecam kebijakan Uni Eropa Sebelumnya, Uni Eropa memang mengeluarkan resolusi untuk aksi penghapusan biofuel berbasis kelapa sawit pada 2021 mendatang. (KONTAN)
• Kebijakan Eropa Politis (Larang Produk Sawit RI): Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai langkah parlemen Eropa yang sedang menyusun aturan membatasi penggunaan crude palm oil (CPO) untuk campuran biodiesel sifatnya politis. Hal ini terkait persaingan dagang. “Parlemen itu masalahnya politis. Memang di sana itu politis, sifatnya politis. Tapi secara bisnis tidak ada masalah,” ujar Dirjen Agro Kemenperin Panggah Susanto kepada Rukyat Merdeka, pekan lalu. Karena itu. kata dia, kebijakan Eropa menghambat ekspor produk sawit akan terus ada karena sifatnya memang politis dan persaingan dagang. Untuk diketahui. Eropa memiliki biji bunga matahari dan rapeseed pesaing CPO untuk bahari baku biodiesel. (RAKYAT MERDEKA)
• Penghapusan biodiesel sawit ditentang, harga CPO bullish: Harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dalam tren kenaikan. Proyeksi CPO tahun ini sedang bagus karena mendapatkan angin segar dari sejumlah pejabat dunia yang menentang diskriminasi pada CPO dan pelarangan impor biodiesel. Mengutip Bloomberg, Senin (5/2) pukul 14.27 WIB, harga CPO kontrak pengiriman April 2018 di Malaysia Derivative Exchange naik 0,49% ke level RM 2.479 per metrik ton. Analis PT Monex Investindo Futures Faisyal menyatakan, iklim perdagangan CPO tengah bullish, lantaran mendapatkan dorongan dari sejumlah pejabat dunia. Asal tahu saja, Uni Eropa baru-baru ini mengeluarkan resolusi untuk aksi penghapusan biofuel berbasis kelapa sawit pada 2021. (KONTAN)
https://investasi.kontan.co.id/news/penghapusan-biodiesel-sawit-ditentang-harga-cpo-bullish
• Sawit Masih Akan Jadi Penopang Terbesar Devisa Negara: Neraca perdagangan Indonesia pada 2017 tercatat mengalami surplus USD11,84 miliar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sama seperti 2016, penyumbang devisa terbesar masih berasal dari ekspor minyak sawit dan produk turunannya. Jika pada 2016 nilai ekspor minyak sawit dan produk turunannya (tidak termasuk biodiesel dan oleochemical) sebesar USD18,22 miliar, tahun ini melejit di angka USD22,97 miliar atau naik sekitar 26%. (SINDO)
https://ekbis.sindonews.com/read/1279470/34/sawit-masih-akan-jadi-penopang-terbesar-devisa-negara-1517808103
• Diplomat akan jadi ujung tombak ekspor sawit: Atase Perdagangan (Atdag) serta Kepala Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Kementerian Perdagangan (Kemdag) yang terdapat di sejumlah negara akan didorong untuk menjadi garda terdepan untuk mempromosikan produk ekspor andalan Indonesia. Sebanyak 45 orang Atdag dan kepala ITPC yang saat ini telah bertugas maupun yang akan memulai tugasnya diberikan pemahaman mengenai industri Indonesia. Hal tersebut bertujuan agar Atdag dan kepala ITPC dapat memberikan pemahaman kepada negara tempatnya bertugas. “Para diplomat kita akan menjadi garda terdepan upaya peningkatan ekspor Indonesia,” ujar Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin dalam siaran pers, Senin (5/2). Saleh mencontohkan putusan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang mencabut pengenaan bea masuk anti-dumping (BMAD) oleh Uni Eropa (UE) terhadap ekspor biodiesel Indonesia adalah contoh dari keberhasilan sinergi Pemerintah bersama sektor industri. Selesai satu masalah, Indonesia masih harus menghadapi usulan Parlemen Uni Eropa yang berniat mengeluarkan biofuel berbasis minyak kelapa sawit (KONTAN)
http://industri.kontan.co.id/news/diplomat-akan-jadi-ujung-tombak-ekspor-sawit