+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Ekspor minyak sawit Tembus 10,7 Juta Ton

Ekspor minyak sawit sepanjang Janu-ari-April (caturwulan 1-2017) mencapai 10,7 juta ton, atau naik 26% dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar 8,7 juta ton. Permintaan pasar global yang tinggi, terutama dari negara-negara berpenduduk muslim seperti Bangladesh dan Pakistan, menjadi pemicu utama kenaikan ekspor komoditas tersebut. Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Togar Sitanggang mengungkapkan, ekspor minyak sawit dalam bentuk minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya, oleokimia, serta biodiesel pada April 2017 naik 6% menjadi 2,68 juta ton dari Maret 2017 yang hanya 2,53 juta ton. Sedangkan ekspor Februari 2,66 juta ton dan Januari 2,84 juta ton. “Ekspor meningkat karena permintaan pasar global yang tinggi, sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan akan minyak sawit tak terhindarkan, meski berbagai kampanye negatif terus didengungkan negara pesaing untuk menjatuhkan kebesaran minyak sawit,” kata dia di Jakarta, Rabu (31/5). Hal itu disampaikan Togar saat Buka Puasa Bersama Gapki dengan Media, Akademisi, Asosiasi Petani Kelapa Sawit, dan Asosiasi Sawit, kemarin. (INVESTOR DAILY INDONESIA)