+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Ekspor Minyak Sawit Bisa Tembus US$21,5 Miliar

Ekspor minyak sawit nasional sepanjang tahun ini bisa menembus US$ 21,50 miliar, atau naik 27,82% dari realisasi tahun lalu yang sebesar US$ 16,82 miliar. Peningkatan harga pada semester H-2017 menjadi pendorong membaiknya kinerja ekspor minyak sawit tahun ini. Harga CPO akan membaik lagi tahun depan, paling cepat pada semester 1-2018, ke sekitar US$ 800 per ton. “Kalau untuk mencapai US$ 1.000 per ton sulit, karena produk substitusi banyak. Kalau tahun depan Tiongkok benar-benar menerapkan program B5 (menggunakan campuran biodiesel) dan AS juga menerapkan program biodiesel di sebagian besar wilayahnya. Sementara itu, Derom Bangun mengungkapkan, hambatan dagang yang dialami minyak sawit Indonesia di pasar internasional sudah sangat kompleks. Hal ini menjadi tantangan semua stakeholders di sektor sawit nasional untuk memperjuangkan sawit di pasar global. Setelah Indonesia menghadapi tuduhan subsidi untuk produk biodiesel oleh AS, saat ini India mengenakan kenaikan BM untuk minyak sawit yang masuk ke negara tersebut, termasuk sawit Indonesia. “Pemerintah dan industri harus bersama-sama mengatasi hal ini, terutama melalui jalur negosiasi,” tandas Derom. (INVESTOR DAILY INDONESIA)