+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Indonesia to boost biodiesel exports, Malaysia expects to lose market share:

• Indonesia to boost biodiesel exports, Malaysia expects to lose market share: Indonesian biodiesel makers are gearing up to boost exports after the European Union removed anti-dumping duties on shipments from some producers in the country, but rival suppliers in Malaysia are bracing for a slowdown in the wake of the move. After legal proceedings at the European Court of Justice, the EU last month removed duties on biodiesel imports for 13 Indonesian and Argentine producers that had been in place since 2013. The move is set to be a boon for Indonesia, the world’s top supplier of palmoil-based biofuel, but is expected to hit Malaysian exporters hard as they lose market share due to higher costs in their smaller-scale biodiesel industry. Traders estimate Malaysian prices for a ton of biodiesel are typically $30 to $40 more expensive than Indonesian cargoes. Both nations use palm oil from their vast plantations to churn out biodiesel. Prices of Malaysian palm methyl ester, the bio component of biodiesel that comes from palm oil, traded at $747 a ton on Thursday, versus $711 in Indonesia, according to a trader. “Some (Indonesian) companies have already started shipping (to Europe),” said the chairman of the Indonesia Biofuels Producer Association (APROBI), MP Tumanggor. (REUTERS)
https://www.reuters.com/article/us-malaysia-palmoil-biodiesel/indonesia-to-boost-biodiesel-exports-malaysia-expects-to-lose-market-share-idUSKBN1HQ0OO

• UE Setop Bea Masuk Biodiesel Indonesia, Ekspor Bakal Oke: Berita kesepakatan Uni Eropa (UE) untuk menghapus bea masuk antidumping (BMAD) asal Indonesia membuka kembali peluang Negeri Garuda untuk mengekspor biodiesel ke Benua Biru tersebut. Dilansir dari Reuters, produsen biodiesel Indonesia bersiap-siap untuk meningkatkan ekspor setelah Uni Eropa setuju untuk menghapus bea masuk terhadap produk biodiesel asal Indonesia. Informasi ini dikabarkan akan diumumkan secara resmi pada Senin mendatang. Sebagai gambaran, harga metil ester sawit, komponen biodesel yang berasal dari CPO diperdagangkan di level US$747 per ton pada Kamis (19/4), lebih mahal dibandingkan dengan US$711 yang diperdagangkan di Indonesia. “Beberapa perusahaan [Indonesia] sudah mulai melakukan pengiriman [ke Eropa],” kata M.P Tumanggor, Ketua Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI). Tumanggor memprediksikan, Indonesia akan mengirim sekitar 432.000 ton biodiesel ke UE pada tahun ini, naik dari hampir tidak ada pengiriman pada tahun 2017. Namun, angka tersebut masih dinilai jauh dari 1,4 juta ton yang diekspor Indonesia sebelum bea impor tersebut diberlakukan oleh UE sejak 2013 silam. (BISNIS)
http://market.bisnis.com/read/20180419/94/786623/ue-setop-bea-masuk-biodiesel-indonesia-ekspor-bakal-oke

• Takut Balasan Boikot, Minyak Sawit Indonesia Masuk Eropa: Sikap memboikot Uni Eropa atas minyak sawit mentah (Crude Palm Oil, CPO) Indonesia melunak pasca-balasan Indonesia mengancam boikot produk-produk impor Benua Biru itu. Menyusul kedatangan Menteri Perikanan Norwegia, Per Sandberg, menemui Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, di Jakarta. Protes boikot balasan disuarakan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) hingga Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Kementerian Perdagangan & Luar Negeri (Kemdag/Kemlu). Kendati sempat diingatkan Ketum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Derom Bangun. Katanya, pemboikotan itu bisa kontraproduktif dengan rencana peningkatan penggunaan biodiesel Indonesia sebesar 64 persen tahun ini atau menjadi 1,1 juta kiloliter. (POSKOTA NEWS)
http://poskotanews.com/2018/04/19/takut-balasan-boikot-minyak-sawit-indonesia-masuk-eropa/

• Ditambah 600.000 Kl, target penyerapan biodiesel untuk Solar di 2018 jadi 3,5 juta Kl: Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatan target campuran biodiesel dengan solar sebesar 3,5 juta kiloliter (Kl). Kebijakan ini diambil untuk memperluas pelaksanaan program tersebut. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan, pada 2017 realisasi penyerapan biodiesel yang dicampur solar bersubsidi sebesar 15 persen (B15) mencapai 2,86 juta Kl, sedangkan tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 3,5 juta Kl. (MERDEKA)
https://www.merdeka.com/uang/ditambah-600000-kl-target-penyerapan-biodiesel-untuk-solar-di-2018-jadi-35-juta-kl.html

• EKSPOR BIODIESEL RI POTENSIAL: Produsen biodiesel Indonesia bersiap-siap untuk meningkatkan ekspor setelah Uni Eropa setuju menghapuskan bea masuk terhadap produk biodiesel asal RI. Ketua Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia M.P Tumanggor mengatakan, beberapa perusahaan di Indonesia sudah mulai melakukan pengiriman biodiesel ke UE. Sementara itu, harga biodiesel Malaysia biasanya US$30-US$40 per ton, lebih mahal daripada kargo Indonesia. Kedua negara penghasil utama kelapa sawit ini menggunakan minyak kelapa sawit mentah (CPO) untuk menghasilkan biodiesel. Diperkirakan, Indonesia akan mengirim 432.000 ton biodiesel ke UE pada 2018, naik dari hampir tidak ada pengiriman pada 2017. Adapun, ekspor biodiesel Malaysia ke UE melonjak menjadi 235.000 ton pada 2017 dari 83.000 ton pada 2016. (BISNIS INDONESIA)

• Fair trade for palm oil, please!: Palm oil has been one of Indonesias top trade priorities for decades. However, (his fourth most populous country on earth has become increasingly concerned lately as negative campaigns against palm oil enter a new era not only are NGOs and industries of other vegetable nils campaigning harder, but parliaments as well as central and regional governments in some countries are now taking the issue to theofficial level. The European Parliament, for example, adopted a resolution recommending that the European Union Commission phase out palm-oil biofuel from the European market beginning in 2021. Another example is the Norwegian Parliament, which has proposed to exclude palm-oil biofuel from government procurements. (THE JAKARTA POST)

• Pengusaha Keluhkan Pajak Ekspor Cangkang Sawi (KOMODITAS ANDALAN EKSPOR RIAU): Pengusaha cangkang sawit di Riau merasa keberatan dengan tingginya pajak ekspor yang dikenakan pemerintah pada komoditas limbah tersebut. Padahal, komoditas itu diandalkan untuk mendorong angka ekspor Riau. Ketua Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (Apcasi) Dikki Akhmar mengatakan pihaknya meminta agar pemerintah melakukan evaluasi penerapan pajak tinggi ke cangkang sawit yang salah satunya guna memenuhi kebutuhan biodiesel dalam negeri. (BISNIS INDONESIA)

• RI to boost exports, Msia may lose market share: Indonesian biodiesel makers are gearing up to boost exports after the European Union removed anti-dumping duties on shipments from some producers in the country, but rival suppliers in Malaysia are bracing for a slowdown in the wake of the move. After legal proceedings at the European Court of Justice, the EU last month removed duties on biodiesel imports for 13 Indonesian and Argentine producers that had been in place since 2013. The move is set to be a boon for Indonesia, the worlds top supplier of palm oil-based biofuel, but is expected to hit Malaysian exporters hard as they lose market share due to higher costs in their smaller scale biodiesel industry. (THE JAKARTA POST)