+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Kreatif, Siswi SMP Ponorogo Ubah Eceng Gondok Jadi Bioethanol Ramah Lingkungan:

Eceng gondok kerap menjadi masalah bagi petani. Tetapi, di tangan tiga siswi SMP Negeri 1 Jetis, eceng gondok memiliki daya guna lain yang bermanfaat dan bisa menjadi energi terbarukan. Mar’aa Refina Robbah, Dinar Ayu Pratiwi, dan Ravynda Febyola Haidar, adalah arsitek di balik inovasi eceng gondok yang diolah menjadi bioethanol gel dan EOC baterai yang ramah lingkungan. Hasil penelitian tersebut memenangi lomba karya tulis ilmiah (LKTI) IX yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Negeri Yogyakarta pada 30 September 2017. Kepada Madiunpos.com, Mar’aa Refina Robbah, 14, menceritakan ide awalnya muncul saat ia melihat banyaknya eceng gondok di desanya. Di sungai maupun di areal persawahan banyak eceng gondok yang dianggap mengganggu tanaman pertanian. Warga setempat juga hanya memandang sebelah mata tanaman yang dianggap mengganggu itu. Akhirnya Mar’aa bersama dua temannya melakukan penelitian mengenai kegunaan dan kandungan eceng gondok tersebut. Ternyata eceng gondok mengandung bioethanol yang bisa dimanfaatkan untuk energi terbarukan yang bermanfaat untuk masa depan. Setelah itu, tiga siswi kelas IX tersebut mulai mendalami eceng gondok dari berbagai jurnal ilmiah hingga melakukan penelitian. “Hingga akhirnya kami menemukan kandungan eceng gondok bisa untuk sumber energi,” ujar dia, Jumat (20/10/2017). Proses pengolahan eceng gondok menjadi bioethanol gel pertama-tama eceng gondok seberat 10 kg dimasukkan ember dan kemudian diberi air 3 liter serta diberi ragi sebanyak 100 gram. Kemudian difermentasikan dan dibiarkan selama 14 hari. (SOLO POS)
http://www.solopos.com/2017/10/22/kisah-inspiratif-kreatif-siswi-smp-ponorogo-ubah-eceng-gondok-jadi-bioethanol-ramah-lingkungan-862166