+62 2129380882 office@aprobi.co.id

(MINYAK SAWIT) lnvestor Waspada, Reli CPO Mereda

Harga minyak kelapa sawit (CPO) meninggalkan level 2.800 ringgit per ton akibat aksi ambil untung investor dan antisipasi peningkatan pasokan. Pada penutupan perdagangan Selasa (19/9) harga CPO di bursa Malaysia kontrak teraktif Desember 2017 turun 35 poin atau 1,25% menuju 2.770 ringgit atau setara US$660,57 per ton. Harga merosot 4 hari beruntun dari level harga tertinggi dalam tiga bulan terakhir pada level 2.849 ringgit per ton. faktor penting yang menentukan harga CPO ke depan berasal dari kebijakan program biodiesel di Indonesia. Sentimen ini menopang sentimen konsumsi sawit secara global. Produksi biodiesel Indonesia diperkirakan mencapai 3 juta ton pada 2017 dan meningkat menjadi 3,5 juta ton pada 2018. Volume tersebut mengimbangi pertumbuhan pasokan CPO global pada musim 2017-2018 sekitar 3,5 juta-4 juta ton. peningkatan konsumsi domestik Indonesia akan mengimbangi pertumbuhan pasokan dari Indonesia dan Malaysia. Mengutip data Malaysian Palm Oil Council (MPOC) total pasokan CPO global sepanjang tahun ini berpotensi mencapai 64 juta ton. (BISNIS INDONESIA)