+62 2129380882 office@aprobi.co.id

PASAR BIODIESEL SAWIT ASIA DIPREDIKSI TUMBUH:

  • PASAR BIODIESEL SAWIT ASIA DIPREDIKSI TUMBUH: Pasar biodiesel sawit di Asia Pasifik diperkirakan akan mencatat pertumbuhan tertinggi pada periode 2018. Kondisi ini, merujuk hasil riset Zion Market Research, terjadi karena beberapa faktor pendorong, seperti ketersediaan bahan baku, regulasi pemerintah yang mendukung persetujuan penggunaan bahan bakar alternatif berbasis biodiesel sawit,dan beberapa penggunaan biofuel cenderung memacu pasar biodiesel. Lonjakan permintaan biodiesel sawit bakal terjadi di negara-negara berkembang, seperti, India, China,danJepang. Negara-negara tersebutfokus pada pengembangan energi ramah lingkungan, murah,dan berkelanjutan. (INFO SAWIT)

http://www.infosawit.com/news/7607/pasar-biodiesel-sawit-asia-diprediksi-tumbuh

  • Ribuan Petani Sawit Malaysia Protes Larangan Sawit Di Uni Eropa: Sekitar 1.400 petani kelapa sawit Malaysia memprotes usulan Parlemen Eropa untuk melarang penggunaan komoditas sawit dalam biofuel. Larangan ini dinilai bakalan menghancurkan mata pencaharian masyarakat pedesaan. Dalam demonstrasi tersebut, petani membawa spanduk bertuliskan “Stop the palm oil Ban” and ” dan “Palm oil provides food for my family”. Mereka berkumpul di pusat kota Kuala Lumpur lalu berjalan menuju Kantor Perwakilan Misi Uni Eropa untuk memberikan petisi, pada Selasa (16 Januari 2018). “Petani kecil mengandalkan pendapatan kelapa sawit untuk membeli makanan dan mengirim anak-anak mereka ke sekolah. Kami telah membudidayakan sawit selama beberapa dekade, dan sawit membantu pembangunan dan ekonomi Malaysia kaya karena minyak sawit,” kata Aliasak Ambi, Presiden Asosiasi Petani Sawit Malaysia, dalam demonstrasi tersebut. (SAWIT INDONESIA)
  • Industri Hijau Hasilkan Penghematan Energi: Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, melalui industri hijau dalam kurun waktu tiga tahun terakhir terjadi penghematan energi setara Rp2,8 triliun per tahun dan penghematan air setara Rp96 miliar per tahun. Kemenperin tengah mendorong penggunaan biomassa dan biofuel berbasis teknologi karbon. “Bagi industri, proses hari ini adalah siklus ekonomi, mulai dari desain, penggunaan bahan baku, distribusi, digunakan oleh konsumen, hingga produknya dapat didaur ulang. Itu semua merupakan proses keberlanjutan dan bagian dari ‘save of production’,” katanya. (WARTA EKONOMI)

https://www.wartaekonomi.co.id/read167620/industri-hijau-hasilkan-penghematan-energi.html

  • Indonesia paling rentan terdampak perubahan iklim dunia, ini kerugiannya: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan negara tropis terancam terkena dampak terparah dari aktivitas perubahan iklim. Dampak negatif dari perubahan iklim dapat dirasakan baik secara fisik, lingkungan, maupun secara sosial dan ekonomi. “Di bidang pertanian, beberapa contoh upaya pemerintah yaitu meningkat budidaya pertanian yang ramah lingkungan, pembukaan lahan tanpa bakar, pemanfaatan pupuk organik dan bio-pestisida, serta pengembangan biogas/biofuel dari limbah peternakan dan kotoran ternak.” (MERDEKA)

https://www.merdeka.com/uang/indonesia-paling-rentan-terdampak-perubahan-iklim-dunia-ini-kerugiannya.html