+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Pelarangan Biodiesel Bentuk Diskriminasi UE:

• Pelarangan Biodiesel Bentuk Diskriminasi UE: Ketua bidang Perpajakan dan Fiskal Gapki Fadhil Hasan mengatakan, pelarangan biodiesel sawit pada 2021 saat ini memang masih dalam proses voting oleh Parlemen UE. Pelarangan itu akan berdampak pada karakteristik pasar biofuel di UE, di sisi lain itu merupakan bentuk diskriminasi oleh UE. Implementasi kebijakan itu akan menimbulkan konsekuensi tersendiri bagi UE, sebab tidak mudah menggantikan posisi minyak sawit. Kebijakan itu juga justru akan menimbulkan kenaikan harga CPO di pasar global karena jangan-jangan banyak masyarakat UE yang malah beralih kembali menggunakan minyak sawit. Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (Aprobi) Tumanggor mengatakan, pemerintah sedang menjajaki peluang-peluang potensial sebagai pasar ekspor biodiesel Indonesia. Upaya tersebut sebagai tindak lanjut hasil pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, pertengahan tahun lalu. Apabila Tiongkok menerapkan kebijakan wajib penggunaan biodiesel campuran 5% (B5), Indonesia bisa menikmati potensi pasar baru sebesar 9 juta ton ke Tiongkok. Saat ini, Tiongkok merupakan salah satu pasar utama ekspor CPO Indonesia. (INVESTOR DAILY INDONESIA)
http://id.beritasatu.com/agribusiness/pelarangan-biodiesel-bentuk-diskriminasi-ue/171456

• Refiner Bankruptcy Adds to Pressure to Overhaul Biofuel Program: The bankruptcy of Philadelphia Energy Solutions LLC, the biggest refiner on the U.S. East Coast, has invigorated efforts to overhaul a 13-year-old federal program promoting biofuels that has drawn bitter criticism from the oil industry. Senator John Cornyn, a Republican from Texas, is drafting legislation that aims to stem compliance costs for refiners while encouraging the construction of storage tanks and blender pumps needed to get more biofuel into cars. Separately, fellow Texas Republican Senator Ted Cruz is mulling other changes that Trump’s Environmental Protection Agency could adopt administratively. And EPA Administrator Scott Pruitt is arguing it’s “very, very important” to reform the accounting mechanism that he says is to blame for some refiner woes. (BLOOMBERG)
https://www.bloomberg.com/news/articles/2018-02-01/refiner-bankruptcy-adds-to-pressure-to-overhaul-biofuel-program

• Lawan resolusi biodiesel UE, Menlu surati sejumlah menteri di Eropa: Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi menyurati sejumlah menteri di Uni Eropa (UE). Hal itu dilakukan untuk menghadapi resolusi parlemen UE mengenai penghentian penggunaan minyak sawit sebagai campuran biodiesel “Saya sudah kirim surat ke menteri-menteri di negeri Uni Eropa,” ujar Retno, Kamis (1/2). Retno mengungkapkan kekesalannya terhadap tindakan UE yang dianggap tidak adil terhadap minyak sawit Indonesia. Selain itu Retno juga mempertanyakan alasan resolusi tersebut bukan untuk melindungi produk serupa dari UE. Tindakan pemerintah akan berubah terkait resolusi parlemen UE tersebut. Sebelumnya pemerintah Indonesia cenderung bertahan, namun kini pemerintah akan lebih menyerang. “Sebelum mereka bicara, kita bicara dengan agenda yang sudah di-setting, kita ambil satu elemen lain yaitu isu pengentasan kemiskinan dan isu Sustainable Development Goals (SDGs),” terang Retno. (KONTAN)
http://industri.kontan.co.id/news/lawan-resolusi-biodiesel-ue-menlu-surati-sejumlah-menteri-di-eropa

• Minyak Kelapa Sawit Didiskriminasi Eropa, Menlu Retno Kesal: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengaku kesal karena minyak kelapa sawit Indonesia didisikriminasi oleh Parlemen Eropa. Menurut dia, ada tindakan diskriminatif baik secara tarif maupun non tarif, termasuk munculnya resolusi parlemen Eropa mengenai biodiesel energi terbarukan 2021. Resolusi yang dikeluarkan pada 4 April 2017 itu, menyebutkan bahwa perkebunan kelapa sawit di Indonesia menyebabkan deforestasi dan kebakaran hutan. Resolusi didasarkan pada hasil studi yang dilakukan Komisi Eropa pada 2013, yaitu produksi minyak kelapa sawit Indonesia menyumbang 6 juta ha dari 239 juta ha (2,5 persen) kerusakan hutan global. (TEMPO)
https://bisnis.tempo.co/read/1056541/minyak-kelapa-sawit-didiskriminasi-eropa-menlu-retno-kesal

• Pabrik Minyak Goreng Bakal Berdiri di Bontang, 5 Ribu Tenaga Kerja Bisa Terserap: Pabrik minyak goreng dan biodiesel bakal berdiri di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Pabrik itu didirikan Gama Corporation (Gamacorp) melalui anak perusahaannya, PT Energi Unggul Persada berskala nasional mulai tahun ini. Hal ini terungkap saat presentasi terkait rencana pembangunan pabrik minyak goreng dan biodiesel di Pendopo Rujab Walikota Bontang, Selasa (29/1/2018). Tak tanggung-tanggung, dana investasi yang siap digelontorkan pun senilai Rp2 triliun. Dipilihnya Kota Bontang, karena berada di jantung Provinsi Kaltim dinilai cocok jadi lokasi pembangunan pabrik minyak goreng dan biodiesel. (KLIK BONTANG.COM)
http://klikbontang.com/berita-15007-pabrik-minyak-goreng-bakal-berdiri-di-bontang-5-ribu-tenaga-kerja-bisa-terserap.html