+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Perang Dagang AS-Cina Bakal Berdampak Pada Ekspor Indonesia:

• Perang Dagang AS-Cina Bakal Berdampak Pada Ekspor Indonesia: Perang dagang yang terjadi antara Cina dengan negeri Paman Sam diproyeksi bakal mempengaruhi negara mitra dagang kedua negara tersebut. Nah, Indonesia merupakan salah satu dari mitra dagang kedua negara tersebut. Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan untuk Indonesia efeknya akan dirasakan pada ekspor biodiesel. Penurunan nilai ekspor hasil olahan dari CPO itu sebenarnya sudah mulai turun di tahun lalu. Tengok saja, pada 2016 lalu nilai ekspor biodiesel Indonesia ke dunia mencapai US$255,6 juta atau sekitar 286,5%. Realisasi tersebut bertumbuh 54,7% dibanding tahun 2015. Namun pada 2017, ekspor biodiesel Indonesia hanya mencapai US$123,3 juta atau turun 57%. Berhentinya aktivitas ekspor ke Amerika Serikat menjadi salah satu penyebab susutnya nilai ekspor biodiesel Tanah Air. (WARTA EKONOMI)
https://www.wartaekonomi.co.id/read176418/perang-dagang-as-cina-bakal-berdampak-pada-ekspor-indonesia.html
• Pemkab Siak Ekspos Rencana Kerjasama KITB dengan Perusahaan Asal Jepang: Perusahaan begerak asing asal Jepang bergerak di jasa New Fuel Oil yang menjadikan kelapa sawit sebagai komoditi untuk dijadikan bahan bakar akan bekerjasama dengan perusahaan BUMD PT KITB, PT SPS dan PT SPN dalam memajukan kawasan Industri Tanjung Buton. Asisten I L Budhi Yuwono yang memimpin pertemuan ekspose rencana kerjasama di kawasan industri tanjung buton (KITB) dengan perusahaan asing asal jepang CREA JAPAN. CEO Crea Jepang Mr. Hayakawa Takuto melalui juru bicarnya Johan, menjelaskan di negara Jepang minyak kelapa sawit tidak dikonsumsi melainkan diolah menjadi bahan bakar karena biodiesel dikenal sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan. (GO RIAU)
https://www.goriau.com/berita/siak/pemkab-siak-ekspos-rencana-kerjasama-kitb-dengan-perusahaan-asal-jepang.html