+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Produksi Biodiesel Turun di Awal 2017

Pada Agustus atau September 2017, Pemerintah AS akan memutuskan benar tidaknya tudingan dumping biodiesel Indonesia. GAPKI mencatat dalam lima bulan tahun ini, kinerja industri biodiesel mengalami stagnasi bahkan turun. Selain karena tudingan dumping, penurunan juga tak terlepas dari terlambatnya pengumuman alokasi oleh PT Pertamina. Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga juga menilai Indonesia tidak perlu khawatir terhadap tudingan dumping AS. Sebab saat ini, pemerintah tengah menyasar China sebagai pasar produk biodiesel baru. Negara Tirai Bambu ini membutuhkan 180 juta kilo liter solar per tahun. Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan mengatakan, saat ini kasus tudingan dumping biodiesel tengah dibahas. Kalau pemerintah AS masih memiliki pertanyaan atau data tambahan maka akan segera diajukan ke Pemerintah Indonesia maupun swasta. Kalau tidak, maka pada Agustus atau paling lambat September 2017, pemerintah AS akan memutuskan benar tidaknya tudingan dumping biodiesel Indonesia Kalau pun nantinya, pemerintah AS memutuskan ada dumping, maka Indonesia masih ada peluang memperkarakan ini ke Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO). Itu pun kalau Indonesia masih tetap ingin masuk pasar AS. “Harus diakui pasar AS lumayan besar , sekitar 10 juta hingga 11 juta kiloliter biodiesel per tahun,” ujarnya (HARIAN KONTAN)