+62 2129380882 office@aprobi.co.id

RI Perkuat Ekspor Sawit India

Indonesia akan memperkuat pasar produk sawit di India guna mendongkrak ekspor ke negara tersebut India merupakan salah satu negara tujuan utama ekspor Indonesia. Pada 2016, sekitar 8% dari total ekspor Indonesia dipasarkan ke India yang mana 34% berupa minyak sawit dengan nilai US$ 3,4 miliar. Menteri Perdagangan Indonesia dan India dijadwalkan bertemu dalam waktu dekat. Staf Ahli Menteri Luar Negeri bidang Diplomasi Ekonomi Ridwan Hassan mengatakan, Indonesia menaruh perhatian terhadap pentingnya hubungan Indonesia dan India dan meyakini, sawit dapat menjadi tulang punggung hubungan yang penting tersebut. BPDP Sawit menyebutkan, impor minyak sawit oleh India dari Indonesia mencapai 5,3 juta ton pada 2016 atau hampir dua kali lipat dari pembelian India dari Malaysia yang tercatat 2,9 juta ton pada tahun yang sama. Sebagai importir minyak nabati terbesar di dunia, India merupakan pasar dan mitra yang sangat penting bagi Indonesia, khususnya untuk produk minyak sawit Hanya saja, ada kecenderungan terjadi penurunan pangsa pasar minyak sawit Indonesia di India. Menyadari hal tersebut, Indonesia terus melakukan berbagai upaya agar ekspor minyak sawit Indonesia tidak mengalami penurunan, bahkan mengalami peningkatan. “Untuk itu, BPDP Sawit bersama-sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai, India, melaksanakan Indonesia-India Business Forum on Palm Oil di Mumbai, India,” kata Direktur Kemitraan BPDP Sawit Tulus Budhianto. Dia mengatakan, acara yang digelar pada 13 September 2017 tersebut bertujuan menyerap masukan dari pelaku bisnis di India, terkait produk sawit Indonesia serta menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memenuhi permintaan minyak sawit di India yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Acara ini diselenggarakan atas kerja sama BPDP Sawit dengan KJRI Mumbai serta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI),” kata Tulus. Duta Besar Indonesia untuk India Sidharto R Suryodipuro mengatakan, sebagai negara eksportir, India dan mdonesia memiliki kesamaan yang merupakan modal penting bagi kerja sama kedua negara. “Bagi Indonesia, India merupakan pasar penting CPO Indonesia. Kami juga memahami bahwa permintaan CPO di India terus mengalami peningkatan. Indonesia siap untyk terus bekerja sama agar dapat memenuhi tuntutan permintaan yang tinggi tersebut,” kata Sidharto. (INVESTOR DAILY INDONESIA)