+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Sertijab ESDM: Jonan Senang Digantikan Kawan Lama

RMCO.id | Rabu, 23 Oktober 2019

Sertijab ESDM: Jonan Senang Digantikan Kawan Lama

Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) digelar siang tadi di Ruang Sarulla, Gedung Chairul Saleh, Kementerian ESDM, Jakarta. Arifin Tasrif menggantikan Ignasius Jonan, yang menjabat Menteri ESDM pada Kabinet Kerja. Keduanya, bersama Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, datang ke Ruang Sarulla pukul 12.20 WIB. Ketiganya disambut para pegawai yang berdiri berjejer, mengular hingga di luar pintu masuk Ruang Sarulla. Jonan menyalami satu per satu pegawai, sambil menanyakan kabar. Selain menjawab pertanyaan Jonan, para pegawai ini mengucapkan terima kasih. Serta, doa bagi Jonan. “Sukses ya pak,” ujar para pegawai disambut senyum oleh Jonan. Sertijab pun digelar. Ditandai dengan penandatanganan berita acara. Setelah itu, Jonan memberi sambutan. “Saya ucapkan selamat pada Bapak Arifin, Pak Duta Besar menggantikan saya,” ujar Jonan. Untuk diketahui, sebelum menjabat menteri, Arifin merupakan Duta Besar Indonesia untuk Jepang di KBRI Tokyo. Ia merupakan satu dari 17 duta besar yang dilantik Jokowi pada 13 Maret 2017 lalu. “Saya senang digantikan kawan lama, saya mengenal beliau 20 tahun lebih,” imbuh Jonan. Ia mengungkap, Arifin tak asing dengan dunia energi dan sumber daya alam. Dengan begitu, Jonan meyakini, mantan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia itu mampu memberikan yang terbaik kepada Indonesia. Jonan juga berpesan kepada Arifin, agar selalu memperhatikan hal-hal yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Utamanya, terkait listrik dan elpiji/gas. Arcandra Tahar ikutan pamit. “Ada masanya kita bertemu, ada masanya kita berpisah,” ujar Arcandra, yang memberi sambutan sebelum Jonan. “Terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak, terutama rekan-rekan dari Kementerian ESDM, yang sudah bekerja sama dengan sangat baik selama kami bertugas di sini,” tambah Arcandra, yang juga memberikan selamat pada Arifin. Setelahnya, giliran Arifin yang memberi sambutan, usai mengucapkan terima kasih kepada duet Jonan dan Arcandra, yang telah bekerja baik selama ini. Ia berjanji, akan berusaha secepat mungkin beradaptasi dengan lingkungan kerja ESDM, dan bekerja secara bersama-sama. “Mohon kerja sama memajukan kementerian ini, mensejahterakan bangsa ini. Terima kasih kepada Pak Jonan, atas darma baktinya selama ini,” tutur Arifin.

Program Bio Diesel

Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) MP Tumanggor menilai, Arifin Tasrif yang baru saja terpilih menjadi Menteri ESDM adalah orang cerdas yang loyal kepada pimpinan, dan memiliki integritas yang tinggi. Penilaian serupa juga ia berikan kepada Ignasius Jonan, yang baru saja melepas jabatan sebagai Menteri ESDM dalam Sertijab siang ini. “Saya mengenal Menteri Arifin Tasrif hampir 20 tahun, sewaktu beliau di BUMN Rekayasa Industri, Petro Kimia hingga beliau jadi Dubes RI di Tokyo. Sewaktu beliau Dubes, sangat berjuang untuk Sawit Indonesia. Demikian juga Pak Jonan. Dalam setiap kesempatan pertemuan di Eropa, Amerika dan Uni Emirat Arab, selalu melakukan diplomasi. Berjuang agar Bio Diesel dapat diterima di negara-negara yang dikunjungi,” ungkap Tumanggor. “Saya sangat berterima kasih kepada Pak Jonan, karena di masa beliau, program B15 dan B20 berjalan baik. Dan rencananya akan mulai B30 pada Januari 2020. Saya yakin betul, di tangan Pak Arifin Tasrif, program Bio Diesel akan sukses,” pungkasnya.

https://rmco.id/baca-berita/government-action/20817/sudah-20-tahun-lebih-kenal-arifin-tasrif-sertijab-esdm-jonan-senang-digantikan-kawan-lama

CNBC Indonesia | Rabu, 23 Oktober 2019

Tuntaskan Program B100 Jadi Target Menperin Baru

Presiden Joko Widodo menugaskan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menuntaskan program Biodiesel sampai 100% (B100). Program ini merupakan lompatan dari B20, dan yang belum sempat diselesaikan di periode pertama Jokowi. Agus memang tak menyampaikan kapan B100 bisa terealisasi, tapi yang pasti mulai Januari 2020 adalah dimulainya program B30 atau kombinasi 30% biofuel sisanya solar. “Yang pasti saya ditugaskan secepat mungkin untuk menyelesaikan B100,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (23/10/2019). Agus juga memastikan akan berkoordinasi dengan kementerian lain, agar tidak ada tumpang tindih kebijakan lintas kementerian. Dengan begitu dia mengharapkan industri bisa bergerak lebih baik. Selain itu, di bawah komandonya, Kemenperin akan mengembangkan kawasan ekonomi industri. Berbeda dengan periode sebelumnya, menurut Agus, presiden mengatakan tidak ada target 100 hari kerja termasuk untuk Kementerian Perindustrian. “Karena memang kita semua melanjutkan, jadi Kabinet Indonesia Maju hanya melanjutkan dari kabinet kerja. Jadi tidak ada target 100 hari dari pak presiden,” katanya.

Dalam sambutannya Agus mengaku mendapat beberapa pekerjaan rumah dari Presiden Jokowi. Setidaknya ada lima hal yang ditugaskan kepadanya. Pertama, peningkatan sumber daya manusia sektor industri. Kedua, melakukan transformasi industri manufaktur. Ketiga, pengembangan industri kecil. Keempat pengembangan wilayah ekonomi industri. Kelima memperkuat kerja sama bilateral dengan 4 negara untuk menopang industri. Agus mengatakan dasar-dasar fundamental industri sudah ditetapkan oleh menperin sebelumnya Airlangga Hartarto. “Saya tinggal meneruskan,” kata Agus di kantor Kemenperin.

https://www.cnbcindonesia.com/news/20191023175827-4-109534/tuntaskan-program-b100-jadi-target-menperin-baru

CNBC Indonesia | Rabu, 23 Oktober 2019

Diminta Jokowi Atasi CAD, Ini 2 Solusi dari Airlangga

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian 2019-2024, Airlangg Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan pesan khusus kepada dirinya untuk bisa mengurangi transaksi neraca current atau account deficit berjalan (CAD). “Ada beberapa hal pesan Bapak Presiden, bahwa pertama mesti dibuat program untuk mengurangi transaksi neraca berjalan, agar tidak defisit,” ujar Airlangga di Kemenko Perekonomian, Rabu (23/10/2019). Airlangga pun mengklaim sudah memiliki beberapa strategi untuk menekan angka defisit transaksi neraca berjalan agar tidak defisit. Salah satunya yang sudah dititipkan kepada dirinya oleh Jokowi, kata Airlangga adalah menyelesaikan program subtitusi impor. “Salah satu quick win yang bisa dilakukan antara lain menyelesaikan restrukturisasi TPPI [PT Tuban Pertochemical Industries] untuk bisa mengurangi tekannan impor yang lebih singkat,” kata Airlangga menjelaskan. Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2019 tentang Penambahan PMN Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham PT Tuban Petrochemical Industries. Dengan ditekennya beleid tersebut, utang PT Tuban Petrochemical Industries (TPI) sebesar Rp 2,62 triliun kini dikonversi menjadi 157,91 ribu lembar saham.

Dengan mengoptimalkan kilang TPPI, produksi petrokimia bisa digenjot untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga 80%. Saat ini produksi petrokimia dalam negeri RI hanya bisa memenuhi 40% kebutuhan. Cara lain yang akan ditempuh oleh Airlangga untuk menekan CAD, lanjut dia, adalah akan mendorong pelaksanaan Biofuel 30 (B30) tahun 2020. Selain itu juga akan mendorong program untuk pelaksanaan B100. “Langkah-langkah yang perlu dilakukan agar defisit migas ini bisa dikurangi. Dari situ tekanan terhadap migas akan ada perbaikan,” tutur Airlangga.

https://www.cnbcindonesia.com/news/20191023200956-4-109571/diminta-jokowi-atasi-cad-ini-2-solusi-dari-airlangga

Merdeka | Rabu, 23 Oktober 2019

Kembali Jadi Menko, Luhut Diminta Jokowi Bereskan B30, Hilirisasi dan Kelistrikan:

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengaku diminta Presiden Jokowi untuk membereskan sejumlah masalah di sektor energi yang ada di bawah koordinasi kementeriannya. Masalah itu meliputi program B30, efisiensi di perusahaan migas dan listrik negara hingga hilirisasi mineral. “Pak Presiden minta, beliau betul-betul ingin semua berjalan, dia minta ‘petrochemical’, (proyek) TPPI, Pertamina, PLN, supaya dibantu,” katanya di Jakarta, Rabu. Luhut juga mengatakan Presiden Jokowi meminta realisasi program B20 dan B30. Menurut dia, saat dirinya menjabat sebagai Plt Menteri ESDM 2016 silam, dia telah mengeluarkan Peraturan Menteri soal B20 tapi tidak langsung dilaksanakan. “Padahal, sekarang baru dilaksanakan dalam setahun efisiensinya dalam penggunaan energi kita sudah hampir 25 persen pada September kemarin,” ujarnya. Jika program serupa dilanjutkan menjadi program B30 pada 2020, Luhut memperkirakan efisiensi impor migas bisa mencapai 50 persen. Hal itu, menurut dia, tentu akan dapat membantu mengurangi beban defisit transaksi berjalan karena tingginya impor migas. “Saya jelaskan kepada Pak Presiden, kita mungkin bisa sampai ke 50 persen atau lebih (efisiensi dari impor migas), kalau benar pelaksanaannya. Jadi sebenarnya inefisiensi banyak di negeri kita ini. Dengan dibuat efisiensi tadi, karena ‘current account deficit’ yang diomongkan tahun lalu itu minus 31 miliar dolar AS, itu sangat banyak berkurang,” terangnya.

Masalah lain yang juga diminta Presiden, lanjut Luhut, adalah hilirisasi mineral yang saat ini tengah digalakkan pemerintah. “Juga tadi hilirisasi. Itu banyak di kita sekarang. Saya minta kalian bisa banyak berkarya di situ, bagaimana membuat negara kita ini lebih efektif,” katanya kepada jajaran pegawainya. Kemenko Kemaritiman mengoordinasikan empat kementerian yakni Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun, dengan perubahan nomenklatur pada Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, kementerian itu berubah menjadi Kemenko Kemaritiman dan Investasi yang kemungkinan akan mengoordinasikan sekitar enam hingga tujuh kementerian di bawahnya. Luhut sendiri mengaku baru akan menggelar rapat perdana dengan jajaran baru kementerian di bawah koordinasinya pada Kamis (24/10) atau Jumat (25/10) mendatang. Meski demikian, belum ada kepastian kementerian mana saja selain empat kementerian sebelumnya yang akan pindah koordinasi ke Kemenko Kemaritiman dan Investasi. “Nantilah (rapat koordinasinya). Biar mereka serah terima jabatan dulu,” imbuhnya.

https://www.merdeka.com/uang/kembali-jadi-menko-luhut-diminta-jokowi-bereskan-b30-hilirisasi-dan-kelistrikan.html

BHARIAN | Rabu, 23 Oktober 2019

Pelaksanaan B20 tepat masanya tatkala industri minyak sawit berdepan waktu sukar

Pelaksanaan biodiesel B20 pada tahun depan bagi sektor pengangkutan adalah tepat pada masanya tatkala industri minyak sawit negara berdepan waktu sukar, di samping tindakan diskriminasi oleh Kesatuan Eropah (EU) terhadap komoditi penting itu, kata Menteri Industri Utama, Teresa Kok. Beliau berkata, kerjasama dengan syarikat petroleum di negara ini, adalah, amat penting untuk memulakan program biodiesel B20 untuk menaik taraf depot pengadunan di seluruh negara. “Lebih cepat kami laksanakan program ini, lagi cepat ia dapat membantu dalam mengurangkan paras stok (minyak sawit) negara,” katanya dan menurutnya pelaksanaan biodiesel B20 dijangka meningkatkan permintaan terhadap minyak sawit sebanyak 500,000 tan setahun. Kok ditemui pemberita selepas menghadiri perhimpunan Lembaga Getah Malaysia di sini, hari ini. Menteri Kewangan, Lim Guan Eng, semasa membentangkan Belanjawan 2020 baru-baru ini berkata program itu akan dilaksanaka menjelang akahir 2020. Bagaimanapun, berikutan tiada peruntukan ditetapkan untuk program itu, Kok berkata kementeriannya sedang berbincang dengan Kementerian Kewangan, Kementerian Perdagangan Antarabangsa dan Industri dan Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Hal Ehwal Pengguna untuk menyelesaikan perkara itu. “Perbincangan sedang berjalan,” katanya. Dalam perkembangan lain, menteri itu menggesa syarikat tempatan yang mengeluarkan produk berasaskan komoditi seperti lada hitam dan coklat untuk menggunakan bungkusan menarik untuk menarik lebih banyak permintaan. “Tahun depan kita akan berdepan kelembapan ekonomi, oleh itu kita perlu menerokai lebih banyak pasaran dan menambah lebih banyak produk hiliran,” katanya. Bagi tempoh Januari-Ogos 2019, sektor agrikomoditi telah mencatatkan jumlah nilai dagangan sebanyak RM107.7 bilion, manakala imbangan dagangan adalah sebanyak RM56.9 bilion. Pendapatan eksport produk-produk komoditi bagi tempoh terbabit adalah sebanyak RM82.4 bilion atau 12.7 peratus daripada keseluruhan pendapatan eksport negara. Ini adalah penurunan sebanyak tiga peratus berbanding tempoh yang sama pada tahun 2018 yang mencatatkan nilai sebanyak RM84.9 bilion. Penurunan nilai eksport produk agrikomoditi ini disebabkan oleh faktor kejatuhan eksport produk utama seperti minyak sawit, oleokimia berasaskan sawit, dan getah asli. Walaupun nilai eksport mengalami penurunan, kuantiti eksport produk-produk sawit telah meningkat sebanyak 13.7 peratus kepada 18.7 juta tan.

https://www.bharian.com.my/bisnes/lain-lain/2019/10/620710/pelaksanaan-b20-tepat-masanya-tatkala-industri-minyak-sawit-berdepan

Kontan | Rabu, 23 Oktober 2019

Pemegang saham Andira Agro (ANDI) merestui rencana stock split 1:5

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Andira Agro Tbk (ANDI) pada Rabu (23/10) menyepakati adanya pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5 dari semula Rp 100 per saham menjadi Rp 20 per saham. Direktur Umum PT Andira Agro Tbk Francis Indarto, menjelaskan tujuan perusahaan melakukan stock split untuk meningkatkan likuiditas dengan meningkatkan jumlah saham yang beredar. Selain itu, stock split ditujukan untuk memperluas distribusi saham agar investor retail dapat membelinya dengan harga lebih terjangkau. “Dengan pemecahan tersebut, jumlah saham terbit semula berjumlah 1,87 miliar saham dengan nilai nominal masing-masing berjumlah Rp 100, akan menjadi 9,35 miliar saham dengan nilai nominal masing-masing Rp 20 per saham,” kata Francis usai RUPSLB, Rabu (23/10). Harga saham ANDI meningkat kurang lebih 277% sejak Agustus 2018. Harga saham ANDI sebelumnya sebesar Rp 790 per saham, sementara per 12 Agustus 2019 harga saham naik menjadi menjadi Rp 2.190 per saham. Hari ini, harga saham ANDI turun 0,34% ke Rp 1.450 per saham. Stock split menjadi salah satu cara ANDI dalam meningkatkan kinerja dan memperkuat keuangan. Perusahaan pun senantiasa mengambil langkah strategis yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya. Mengingat, harga komoditas yang masih lesu meskipun pasar sudah dipicu dengan adanya B20 dan rencana B30. Asal tahu saja, pada semester pertama 2019, harga jual rata-rata crude palm oil (CPO) turun 7,48% sementara harga jual kernel juga menurun 23,84%. Hingga semester I 2019, Andira Agro mencatatkan penurunan pendapatan 7,86% secara year on year (yoy) menjadi Rp 135,99 miliar. Akan tetapi, emiten perkebunan ini justru mencatatkan laba bersih sebesar Rp 10,12 miliar dari sebelumnya rugi Rp 9,55 miliar.

https://investasi.kontan.co.id/news/pemegang-saham-andira-agro-andi-merestui-rencana-stock-split-15

Kompas | Kamis, 24 Oktober 2019

Fokus Tugas dan Kolaborasi

Setelah dilantik, para menteri Kabinet Indonesia Maju mulai menjalankan tugas Presiden Joko Widodo. Kolaborasi jadi kunci menghadapi perekonomian global yang tidak menentu. Kabinet Indonesia Maju dilantik di tengah kondisi perekonomian global yang diwarnai ketidakpastian. Tim ekonomi menghadapi tantangan yang tidak mudah. Secara spesifik pada Rabu (23/10/2019), Presiden Joko Widodo mengemukakan, kabinet akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, tugas pertama membuat program untuk mengurangi defisit neraca transaksi berjalan, antara lain dengan mensubstitusi impor. Program yang dilakukan di antaranya merestrukturisasi perusahaan petrokimia PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI), merealisasikan biodiesel 30 persen, dan mendorong biodiesel 100 persen. “Penurunan defisit neraca transaksi berjalan difokuskan dengan mengurangi tekanan dari sektor minyak dan gas,” ujar Airlangga setelah serah terima jabatan Menko Perekonomian di Jakarta, Rabu sore. Defisit neraca transaksi berjalan secara triwulanan terjadi sejak triwulan IV-2011. Secara tahunan, neraca transaksi berjalan defisit sejak 2012. Pada triwulan II-2019, neraca transaksi berjalan defisit 8,443 miliar dollar AS atau 3,04 persen produk domestik bruto (PDB).

Airlangga juga menyampaikan rencana evaluasi atas 16 paket kebijakan ekonomi dan mengajukan omnibus law ke DPR terkait undang-undang (UU) Cipta Kerja dan UU Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah. Omnibus law adalah konsep pembentukan UU, terutama untuk mengatur masalah yang sebelumnya diatur sejumlah UU. Setelah melepas jabatannya sebagai Menko Perekonomian, Darmin Nasution berpesan agar Airlangga mencari staf ahli yang kompeten di bidang perekonomian. Lingkup menteri koordinator ekonomi sangat luas, tak hanya tentang perdagangan dan perindustrian. Airlangga juga diminta rutin memantau pergerakan harga pangan. Tim ekonomi Airlangga diharapkan menjaga stabilitas inflasi di tengah tekanan dan penurunan pertumbuhan ekonomi global. “Jangan sampai ditanya inflasi berapa, terus bingung. Bisa repot itu,” kata Darmin. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnu-tama Kusubandio menyampaikan, industri pariwisata dan ekonomi kreatif perlu diselaraskan. Untuk menciptakan lebih banyak kunjungan wisatawan, kreativitas menjadi landasan sehingga tercipta produk yang mempunyai daya tarik. Wishnutama menambahkan, pembangunan infrastruktur dasar dan upaya mempromosikan destinasi wisata diperlukan. Namun, hal terpenting ada produk berdaya tarik agar turis datang seperti lewat program kalender kegiatan pariwisata tahunan. “Saya merasa jumlah kegiatan yang dicantumkan di calendar of event pariwisata tidak harus banyak. Jumlah sedikit tidak apa-apa asal kegiatan itu mempunyai daya tarik besar mendatangkan turis. Pengelolaannya menjadi lebih terfokus,” ujarnya. Wishnutama menekankan, daya tarik pariwisata Indonesia bukan semata-mata terletak pada keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya. Kuncinya adalah menggunakan kreativitas sehingga setiap turis yang datang mempunyai pengalaman berkesan. Menteri Pariwisata pada Kabinet Kerja, Arief Yahya, mengatakan, Presiden Joko Widodo telah menetapkan industri pariwisata sebagai “DNA” Indonesia atau sektor industri pernimpin. “Potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia cukup besar,” ujarnya.

Kolaborasi

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengemukakan, beberapa program kerja yang akan dijalankan antara lain memperbaiki komunikasi dengan nelayan dan pelaku usaha perikanan serta penguatan perikanan budidaya. “Tugas kami melanjutkan pembelaan bagi nelayan pelaku usaha di sektor ini. Kita harus bahu-membahu bekerja sama, tidak ada waktu mempermasalahkan masa lalu. Kita lihat ke depan,” katanya di acara serah terima jabatan Menteri KKP. Di Kementerian BUMN, Rabu sore, Erick Thohir menggelar rapat koordinasi dengan direksi sejumlah perusahaan BUMN. Ia mengingatkan arti penting kolaborasi BUMN, badan usaha milik daerah, dan swasta dalam membangun ekosistem yang sehat. Kolaborasi juga diharapkan bisa membuat BUMN “keluar kandang” dan menjadi pemain global. Dalam pidatonya, Menteri BUMN Kabinet Kerja, Rini Soemarno, berpesan agar Erick menjaga kebersamaan di antara perusahaan BUMN. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, dirinya mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo, antara lain secepatnya menuntaskan program manda-tori 100 persen biodiesel untuk setiap liter solar.