+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Tarif Jual Listrik Murah, Produsen Ngadu ke Wapres:

  • Tarif Jual Listrik Murah, Produsen Ngadu ke Wapres: Sejumlah kalangan pengusaha di sektor kelistrikan mengadu ke Wakil Presiden Jusuf Kalla karena tarif harga jual listrik dari PT PLN (Persero) dinilai murah dan bisa merugikan pelaku usaha. Kalangan pelaku usaha kelistrikan tersebut ialah Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (Meti), Asossiasi Pengusaha Pembangkit Listrik Tenaga Air (APPLTA), Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (Apamsi), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Asosiasi Pembangkit Listrik Sampah Indonesia (Aplisindo) dan Asosiasi Produsen Listrik Bioenergi Indonesia (APLIBI). (BISNIS)

http://industri.bisnis.com/read/20180129/44/731756/tarif-jual-listrik-murah-produsen-ngadu-ke-wapres

  • Regulasi EBT tidak pro investasi, pengembang listrik swasta mengadu ke wapres: Para pengembang listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) mengadu ke Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla untuk memprotes regulasi yang diterbitkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan. Ini berkenaan dengan percepatan investasi pengembangan pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT) yang dianggap tidak mendukung pengembang. Pelaku usaha yang terdiri dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Masyarakat energy Baru dan Terbarukan Indonesia (METI), Asosiasi Perusahaan Pengembang Listrik Tenaga Air (APLLTA), AESI, APLIBI, APROBI dan PPLSTA menyampaikan beberapa poin yang menjadi keberatan para pengembang. (KONTAN)

http://industri.kontan.co.id/news/regulasi-ebt-tidak-pro-investasi-pengembang-listrik-swasta-mengadu-ke-wapres

  • RI Menang di WTO, Sinyal Positif buat Industri Sawit: Indonesia akhirnya memenangi sengketa kebijakan pembatasan produk biodiesel di pasar Uni Eropa. Ini merupakan hasil akhir panel Badan Penyelesaian Sengketa (DSB) World Trade Organization yang memenangkan enam gugatan RI. Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan, Panel DSB WTO menilai UE tidak konsisten dengan peraturan perjanjian antidumping, selama penyelidikan dumping hingga penerapan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) diimplementasikan untuk produk Indonesia. (VIVA NEWS)

https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1001584-ri-menang-di-wto-sinyal-positif-buat-industri-sawit

  • Indonesia Menangkan Sengketa Biodiesel dengan Uni Eropa: INDONESIA berhasil memenangkan sengketa biodiesel dengan Uni Eropa (UE). Hasil akhir putusan Panel Badan Penyelesaian Sengketa (DSB) Organisasi Perdangan Bebas Dunia (WTO) memenangkan enam gugatan Indonesia atas UE. Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dari Islamabad, Pakistan, Jumat (26/1). “Hal ini merupakan bentuk kemenangan telak untuk Indonesia yang tentunya akan membuka lebar akses pasar dan memacu kembali kinerja ekspor biodiesel ke UE bagi produsen Indonesia, setelah sebelumnya sempat mengalami kelesuan akibat adanya pengenaan bea masuk anti dumping (BMAD) atas produk tersebut,” ujar menteri yang berasal dari Partai NasDem tersebut seperti dikutip situs resmi Kemendag. (MEDIA INDONESIA)

http://www.mediaindonesia.com/news/read/142889/indonesia-menangkan-sengketa-biodiesel-dengan-uni-eropa/2018-01-29

  • Produsen Energi Hijau Mengadu ke Wapres Kalla (Kementerian ESDM bersikeras tetap tidak akan merevisi aturan Permen No. 50/2017): Gabungan delapan asosiasi di sektor kelistrikan mengadu ke Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla. Mereka memprotes regulasi yang diterbitkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan soal pengembangan listrik energi baru dan terbarukan (EBT). Aturan yang mereka protes adalah Permen ESDM No 50/2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Aturan ini dianggap menghambat iklim investasi pengembangan listrik EBT. Dalam surat rekomendasi delapan asosiasi itu kepada Kalla yang diterima KONTAN, Senin (29/1) tertera para ketua umum asosiasi yang menolak aturan itu adalah Ketua Umum Masyarakat Energy Baru dan Terbarukan Indonesia (METT) Surya Darma. Lalu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pengembang Listrik Tenaga Air (APLLTA) Riza Husni, Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia Prijandaru Effendi, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia Andhika Prastawa, Ketua Umum Asosiasi Produsen Listrik Bio-energi Indonesia Karel Sam-pepajung.  Kemudian, Ketua Umum Asosiasi Biofuel Indonesia M.P Tumanggor, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pembangkit Listrik Sampah Indonesia Budiman Simadjaja, Ketua Umum Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia Nick Nu-rachman.  Ada lima poin yang mereka sampaikan ke Kalla soal terbitnya Permen ESDM No 50/2017 itu. Pertama, harga pembelian tenaga listrik ke pengusaha listrik swasta kurang memadai. Kedua, keharusan menyerahkan aset pada akhir masa kontrak kepada pemerintah atau PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan harga US$ 1.000 (KONTAN)

 

 

  • Apkasindo Tuding Eropa Berusaha Matikan Petani Sawit Indonesia (NIAGA INTERNASIONAL): Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengungkapkan saat ini Eropa melalui gerakan secara sistematis di parlemen mereka sedang berusaha mematikan 5,3 juta petani sawit Indonesia. Sekjen Apkasindo Asmar Arsyad menanggapi upaya Parlemen Eropa dalam voting tanggal 18 Januari yang menyetujui proposal UU energi terbarukan di dalamnya termasuk melarang penggunaan minyak sawit untuk biodiesel mulai tahun 2021. (NERACA)
  • Petani Sawit Belum Puas (Meski Menang Gugatan Biodiesel Dengan Eropa): ASOSIASI Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menilai kemenangan Indonesia atas sengketa biodiesel dengan Eropa di World Trade Organization (WTO) belum memberikan angin segar bagi industri sawit nasional. Sebab, Parlemen Eropa masih ngotot mengesahkan aturan pelarangan ekspor biodiesel. Sekjen Apkasindo Asmar Arsyad menilai, meskipun kita menang gugatan di WTO tentang anti dumping Eropa terhadap produk crude palm oil (CPO), tapi parlemen Eropa tetap menyusun aturan pelarangan penggunaan CPO untuk biodiesel. (RAKYAT MERDEKA)
  • Akses Pasar Biodiesel ke Eropa Terbuka Lebar (Nilai ekspor biodiesel Indonesia ke Uni Eropa paling rendah terjadi pada 2015, yakni hanya US$68 juta): INDONESIA akhirnya berhasil memenangi sengketa biodiesel dengan Uni Eropa (UE). Hasil akhir putusan Panel Badan Penyelesaian Sengketa (DSB) Organisasi Perdangan Bebas Dunia (WTO) memenangkan enam gugatan Indonesia atas UE. Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dari Islamabad, Pakistan, Jumat (26/1). “Hal ini merupakan bentuk kemenangan telak untuk Indonesia yang tentunya akan membuka lebar akses pasar dan memacu kembali kinerja ekspor biodiesel ke UE bagi produsen Indonesia setelah sebelumnya sempat lesu akibat adanya pengenaan bea masuk antidumping (BMAD) atas produk tersebut,” tandas Mendap seperti dikutip situs resmi Kemendag. (MEDIA INDONESIA)
  • Perlunya Negosiator Andal (PERDAGANGAN LUAR NEGERI): Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno dikenal sebagai diplomat dan negosiator andal. Sigit Aris Prasetyo dalam bukunya Dunia dalam Genggaman Soekarno menyebutkan. Soekarno selalu mengedepankan diplomasi persahabatan. Berteman dengan para pemimpin negara dari berbagai ideologi, budaya, dan agama menjadi kuncinya. India, demi melindungi industri di dalam negeri, meningkatkan bea masuk minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan produk turunannya dua kali lipat dari bea masuk sebelumnya. Adapun Vietnam, mensyaratkan setiap perusahaan pengekspor membawa persetujuan tipe atau model kendaraan (VTA) dari negara asal dan mewajibkan pengecekan emisi dan keselamatan per model kendaraan pada setiap pengapalan. Hambatan-hambatan perdagangan ini berpotensi mengurangi nilai ekspor Indonesia. Tercatat, ekspor produk biodiesel Indonesia pada 2013-2016 ke UE turun 42,84 persen dari 649 juta dollar AS pada 2013 menjadi 150 juta dollar AS pada 2016. Sementara ke AS, ekspor biodiesel Indonesia pada 2016 sebesar 255,56 juta dollar AS. Ekspor biodiesel ke AS itu berkontribusi sebesar 89,19 persen dari total ekspor biodiesel Indonesia. Namun, karena tuduhan itu, ekspor biodiesel Indonesia ke AS pada 2017 sama sekali terhenti. Tanpa ada upaya, hal serupa akan terjadi pada ekspor Indonesia ke India dan Vietnam. (KOMPAS)
  • Kekalahan Uni Eropa Tingkatkan Ekspor CPO: Setelah Indonesia berhasil memenangi sengketa biodiesel dengan Uni Eropa (UE), pelaku industri sawit diharapkan dapat memacu kinerja ekspor tahun ini. UE mengenakan bea masuk antidumping (BMAD) kepada Indonesia sejak 2013 dengan margin 8,8 persen-23,3 persen. Sejak saat itu, ekspor biodiesel Indonesia ke UE mengalami penurunan. (JAWA POS)
  • Kinerja Reksa Dana Saham Lampaui IHSG: Indeks reksa dana saham berhasil naik 5,17% sepanjang tahun berjalan 2018 atau mengungguli indeks harga saham gabungan (IHSG) yang tumbuh 4,8% pada periode yang sama. Berdasarkan data Infovesta Utama per 26 Januari 2018, imbal hasil reksa dana saham yang ditunjukkan melalui Infovesta Equity Fund Index tercatat sebesar 5,17%. Saham second liner, imbuhnya, banyak ditopang oleh saham-saham di sektor komoditas, yang mana dalam beberapa pekan terakhir cukup menggembirakan.  Menurutnya, salah satu sentimen positif yang membawa angin segar untuk sektor ini adalah saat Indonesia memenangkan sengketa biodiesel dengan Uni Eropa setelah organisasi perdagangan dunia melihat Eropa tidak konsisten dengan peraturan Perjanjian Anti Dumping WTO. (BISNIS INDONESIA)
  • RI Menangi Sengketa Antidumping Biodiesel di WTO: World Trade Organization (WTO) menetapkan Indonesia menang dalam sidang sengketa antidumping biodiesel terhadap Uni Eropa. Pasalnya Uni Eropa tidak konsisten dengan peraturan Perjanjian Antidumping WTO. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan bahwa Indonesia berhasil memenangi sengketa biodiesel dengan Uni Eropa (UE). Hasil akhir putusan Panel Badan Penyelesaian Sengketa (DSB) WTO memenangkan enam gugatan Indonesia atas UE. Demikian disampaikan Mendag dalam rilisnya dari Islamabad, Pakistan, Jumat (26/1). (SINDO)