+62 2129380882 office@aprobi.co.id

Tidak Ada Alasan Tunda Mandatory Biodiesel 30% (Setoran Negara Naik Sejahterakan Petani Sawit):

Aprobi menilai tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan mandatory biodiesel 30 persen (B30). Apalagi, kebijakan itu terbukti membantu petani sawit dan menaikkan setoran negara. Ketua Umum Aprobi MP Tumanggor mengatakan, selama ini tidak ada masalah dalam pelaksanaan program wajib (mandatory) pencampuran solar dengan biodiesel 20 persen (B20). Karena itu, permintaan agar program B30 ditunda dari target 2020 menjadi 2030. “Karena program B30 berjalan baik dan tidak ada masalah, jadi tidak ada alasan untuk menunda mandatory B30,” ujarnya. Bahkan, kata Tumanggor, program B20 bisa meningkatkan penghasilan petani karena hasil sawit mereka diserap industri biodiesel. Dan, yang terpenting, program mandatory ini membuat udara jadi bersih sehingga bisa menurunkan karbon sesuai dengan perjanjian Paris. Menurut dia, jika program B30 berjalan sesuai waktu, maka konsumsi biodiesel akan naik. Efeknya harga crude palm oil (cpo) akan naik dan penerimaan negara dari pajak akan naik. Karena itu, kalau ada masalah atau kekurangan sebaiknya dicari penyelesaiannya. “B30 bisa menghemat devisa negera karena impor solar berkurang,” tukasnya. (RAKYAT MERDEKA)