Kolaborasi Strategis Indonesia-Korea Percepat Transisi Energi Lewat Biomassa

| Artikel, Berita
Bagikan Share on Facebook Share on Twitter Share on Whatsapp
Kolaborasi Strategis Indonesia-Korea Percepat Transisi Energi Lewat Biomassa. Sumber: Listrik Indonesia

Kerja sama antara PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan Greenery Inc. dari Korea Selatan pada awal Januari 2026 menandai babak baru dalam ambisi Indonesia memimpin pasar bioenergi global. Kolaborasi ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, melainkan langkah konkret untuk mengubah residu pertanian yang selama ini dianggap limbah menjadi emas hijau penyokong listrik nasional.

Sinergi Strategis Indonesia-Korea Selatan untuk Rantai Pasok Global

Kerja sama ini menyatukan dua kekuatan besar. Kekayaan sumber daya biomassa Indonesia dan keahlian konsultasi teknologi rendah karbon dari Korea Selatan. Fokus utamanya adalah memperkuat rantai pasok (supply chain) biomassa berkelanjutan yang selama ini menjadi tantangan terbesar dalam program co-firing di PLTU.

Pilar Utama Kolaborasi:

  • Transfer Teknologi & Riset: Melibatkan Greenery Inc. dan BRIN untuk mengembangkan teknologi rendah karbon, sistem pengukuran emisi terstandar, serta optimalisasi produk biomassa.
  • Mekanisme Karbon Lintas Negara: Mengeksplorasi peluang kerja sama internasional dalam penurunan emisi, yang berpotensi membuka keran pendapatan baru melalui ekonomi karbon.
  • Penguatan Infrastruktur: Mengoptimalkan infrastruktur pembangkit listrik yang sudah ada untuk langsung menyerap bioenergi tanpa perlu membangun pembangkit baru dari nol.

Manfaat Multi-Sektor

Direktur Bioenergi PLN EPI, Hokkop Situngkir, menegaskan bahwa bioenergi adalah strategi jangka panjang. Manfaat yang dihasilkan dari kerja sama ini mencakup empat aspek krusial:

  • Manfaat Operasional & Energi. Dengan penguatan rantai pasok, program cofiring (substitusi batu bara dengan biomassa) dapat berjalan lebih stabil. Ini membantu PLN mencapai target substitusi energi fosil secara bertahap menuju target Enhanced NDC 2030.
  • Manfaat Ekonomi & Hilirisasi Limbah. Residu pertanian tidak lagi dibuang atau dibakar sia-sia. Kolaborasi ini mendorong limbah pertanian memiliki nilai ekonomi tinggi, menciptakan pasar baru bagi petani dan pelaku industri bioenergi di daerah. Indonesia berpeluang menjadi model global bagi ekonomi karbon terintegrasi.
  • Manfaat Lingkungan (NZE 2060). Riset bersama BRIN akan menghasilkan sistem pengukuran emisi yang akurat. Hal ini memastikan bahwa setiap butir biomassa yang dibakar benar-benar berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca secara terukur sesuai target iklim global.
  • Manfaat Sosial & Kesehatan. Perwakilan Greenery Inc., Seijin Kim, menyoroti bahwa proyek ini menyentuh aspek kesehatan masyarakat dan pembangunan komunitas lokal melalui pengelolaan lingkungan yang lebih bersih dan penciptaan lapangan kerja di wilayah pelosok.
  • Menuju Kemandirian Energi. Kerja sama ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki daya tarik luar biasa di mata dunia internasional dalam hal transisi energi. Dengan potensi 83,4 juta ton biomassa per tahun, kehadiran mitra teknologi seperti Greenery Inc. mempercepat proses transisi kita dari “potensi” menjadi “realitas”.

Apa yang Bisa Dilakukan Generasi Muda?

Kolaborasi ini membuka peluang besar di bidang Digital Sustainability dan Green Engineering. Anak muda Indonesia diharapkan dapat mengambil peran dalam:

  • Mengembangkan sistem pelacakan (tracking) rantai pasok biomassa berbasis digital.
  • Melakukan riset inovatif untuk meningkatkan kualitas kalori biomassa dari limbah lokal.
  • Menjadi konsultan ekonomi karbon yang mampu menegosiasikan kredit karbon Indonesia di pasar internasional.

Sinergi PLN EPI dan Greenery Inc. adalah bukti nyata bahwa transisi energi bukan hanya soal mengganti kabel dan mesin. Tapi soal membangun ekosistem ekonomi yang memanusiakan petani dan melestarikan bumi.