{"id":8320,"date":"2024-11-12T14:00:02","date_gmt":"2024-11-12T07:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/?p=8320"},"modified":"2024-11-12T07:03:47","modified_gmt":"2024-11-12T00:03:47","slug":"ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/","title":{"rendered":"Ini Penyebab Utama Pemanasan Global yang Jarang Disadari Banyak Orang!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemanasan global adalah proses peningkatan suhu rata-rata bumi yang meliputi daratan, lautan, dan atmosfer secara bertahap. Fenomena ini sudah berlangsung sejak lebih dari 100 tahun, dengan suhu bumi yang meningkat sekitar 0,6 derajat Celsius. Kini, pemanasan global menjadi perhatian serius di seluruh dunia, termasuk Indonesia, karena dampak signifikan yang dirasakan hampir di setiap kota dan desa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejarah mencatat bahwa isu pemanasan global pertama kali dibahas pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Rio de Janeiro, Brasil, pada tahun 1992. Konferensi ini membuka mata dunia. Semakin diperkuat pada KTT Kyoto, Jepang, tahun 1997, hal ini pun disepakati sebagai ancaman serius yang perlu diatasi bersama secara terpadu dan berkelanjutan. Di KTT G20 tahun 2021 di Roma, Italia, para pemimpin dunia berkomitmen untuk menekan pemanasan global hingga batas aman 1,5 derajat Celsius, termasuk Indonesia yang diwakili oleh Presiden Joko Widodo.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyebab Pemanasan Global yang Harus Diperhatikan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia yang berlebihan, terutama emisi gas-gas berbahaya. Berikut beberapa faktor penyebabnya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gas Rumah Kaca<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batu bara menghasilkan gas rumah kaca. Gas ini menyerap panas matahari dan menjebaknya di atmosfer, mempercepat pemanasan global.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Efek Rumah Kaca<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Efek rumah kaca adalah proses di mana panas yang masuk ke bumi tidak bisa keluar kembali ke angkasa, sehingga terperangkap dan menaikkan suhu bumi. Meskipun diperlukan, jika berlebihan, efek ini merusak keseimbangan iklim.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Polusi Plastik<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Plastik yang terpapar sinar matahari menghasilkan gas metana, yang memperburuk pemanasan global. Plastik yang tidak dapat didaur ulang, seperti styrofoam, juga menyumbang emisi CO\u2082 yang signifikan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pemborosan Listrik<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Listrik yang dihasilkan dari pembakaran batu bara turut menipiskan cadangan energi dan memperparah pemanasan global.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Polusi Industri<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Asap pabrik melepaskan partikel dan gas yang mencemari udara, memicu efek rumah kaca, dan memperburuk kualitas lingkungan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Deforestasi dan Kebakaran Hutan<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Penebangan dan pembakaran hutan menghilangkan sumber alami penyerap CO\u2082 serta mengurangi suplai oksigen, mempercepat pemanasan global.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penggunaan CFC Berlebihan<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">CFC yang biasa ditemukan pada kulkas dan pendingin udara merusak lapisan ozon, mengakibatkan radiasi UV yang membahayakan bumi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Dampak Mengkhawatirkan<\/b><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Peningkatan Suhu dan Perubahan Iklim<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan iklim mengakibatkan ketidakpastian cuaca dan mempengaruhi sektor pertanian serta ketersediaan pangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pencairan Glasier<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pencairan es di kutub menyebabkan naiknya permukaan laut, mengancam daerah pantai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kepunahan Spesies<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kenaikan suhu mengancam keanekaragaman hayati dengan mempercepat kepunahan spesies.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kerusakan Terumbu Karang<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu laut yang lebih panas dan pengasaman air laut menghancurkan terumbu karang, habitat penting bagi banyak spesies laut.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Cara Mengatasi dan Menanggulangi<\/b><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Konservasi Lingkungan<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menghijaukan lahan kritis dan menanam pohon adalah cara efektif mengurangi CO\u2082 di atmosfer.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penggunaan Energi Alternatif<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menggantikan bahan bakar fosil dengan energi alternatif seperti biofuel, angin, panas bumi, dan surya, dapat menekan emisi gas rumah kaca.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Daur Ulang dan Efisiensi Energi<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan sumber daya dengan bijak dan mendaur ulang sampah, termasuk biogas dari sampah organik, dapat mengurangi emisi karbon.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pendidikan Masyarakat<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Edukasi tentang masalah lingkungan penting agar masyarakat memiliki kesadaran dan sikap positif untuk melestarikan bumi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemanasan global adalah ancaman nyata yang memerlukan perhatian dan tindakan kita bersama. Dengan memahami penyebab dan dampaknya, setiap individu diharapkan dapat berkontribusi untuk menjaga kelestarian bumi dan masa depan generasi berikutnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemanasan global adalah proses peningkatan suhu rata-rata bumi yang meliputi daratan, lautan, dan atmosfer secara bertahap. Fenomena ini sudah berlangsung sejak lebih dari 100 tahun, dengan suhu bumi yang meningkat sekitar 0,6 derajat Celsius. Kini, pemanasan global menjadi perhatian serius di seluruh dunia, termasuk Indonesia, karena dampak signifikan yang dirasakan hampir di setiap kota dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8321,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,7],"tags":[],"class_list":["post-8320","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pemanasan Global, Ternyata Ini Penyebabnya! - APROBI<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia yang berlebihan, terutama emisi gas-gas berbahaya. Apa saja penyebabnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemanasan Global, Ternyata Ini Penyebabnya! - APROBI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia yang berlebihan, terutama emisi gas-gas berbahaya. Apa saja penyebabnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"APROBI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Aprobi.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-12T07:00:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.aprobi.or.id\/wp-content\/uploads\/Screenshot-2024-11-05-082623.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1278\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"676\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"aprobi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@aprobi_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@aprobi_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"aprobi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"aprobi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7af341811f64e6538bbcd2eda626e8df\"},\"headline\":\"Ini Penyebab Utama Pemanasan Global yang Jarang Disadari Banyak Orang!\",\"datePublished\":\"2024-11-12T07:00:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/\"},\"wordCount\":510,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/Screenshot-2024-11-05-082623.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/\",\"name\":\"Pemanasan Global, Ternyata Ini Penyebabnya! - APROBI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/Screenshot-2024-11-05-082623.png\",\"datePublished\":\"2024-11-12T07:00:02+00:00\",\"description\":\"Pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia yang berlebihan, terutama emisi gas-gas berbahaya. Apa saja penyebabnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/Screenshot-2024-11-05-082623.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/Screenshot-2024-11-05-082623.png\",\"width\":1278,\"height\":676,\"caption\":\"Ini Penyebab Utama Pemanasan Global yang Jarang Disadari Banyak Orang!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ini Penyebab Utama Pemanasan Global yang Jarang Disadari Banyak Orang!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"APROBI\",\"description\":\"Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"APROBI - Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/logo-aprobi-1600x800-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/logo-aprobi-1600x800-1.jpg\",\"width\":1600,\"height\":800,\"caption\":\"APROBI - Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/Aprobi.id\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/aprobi_id\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/aprobi.id\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UC9uG7ugbW0xZOJXd0Dtskiw\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7af341811f64e6538bbcd2eda626e8df\",\"name\":\"aprobi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/201d08b91a6e223b9b5c8437074d9dc298439a5d370961ed4aa90a6ac086e9f9?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/201d08b91a6e223b9b5c8437074d9dc298439a5d370961ed4aa90a6ac086e9f9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/201d08b91a6e223b9b5c8437074d9dc298439a5d370961ed4aa90a6ac086e9f9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"aprobi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aprobi.or.id\\\/id\\\/author\\\/aprobi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemanasan Global, Ternyata Ini Penyebabnya! - APROBI","description":"Pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia yang berlebihan, terutama emisi gas-gas berbahaya. Apa saja penyebabnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pemanasan Global, Ternyata Ini Penyebabnya! - APROBI","og_description":"Pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia yang berlebihan, terutama emisi gas-gas berbahaya. Apa saja penyebabnya?","og_url":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/","og_site_name":"APROBI","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Aprobi.id","article_published_time":"2024-11-12T07:00:02+00:00","og_image":[{"width":1278,"height":676,"url":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/wp-content\/uploads\/Screenshot-2024-11-05-082623.png","type":"image\/png"}],"author":"aprobi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@aprobi_id","twitter_site":"@aprobi_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"aprobi","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/"},"author":{"name":"aprobi","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#\/schema\/person\/7af341811f64e6538bbcd2eda626e8df"},"headline":"Ini Penyebab Utama Pemanasan Global yang Jarang Disadari Banyak Orang!","datePublished":"2024-11-12T07:00:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/"},"wordCount":510,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/wp-content\/uploads\/Screenshot-2024-11-05-082623.png","articleSection":["Artikel","Berita"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/","url":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/","name":"Pemanasan Global, Ternyata Ini Penyebabnya! - APROBI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/wp-content\/uploads\/Screenshot-2024-11-05-082623.png","datePublished":"2024-11-12T07:00:02+00:00","description":"Pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia yang berlebihan, terutama emisi gas-gas berbahaya. Apa saja penyebabnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/wp-content\/uploads\/Screenshot-2024-11-05-082623.png","contentUrl":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/wp-content\/uploads\/Screenshot-2024-11-05-082623.png","width":1278,"height":676,"caption":"Ini Penyebab Utama Pemanasan Global yang Jarang Disadari Banyak Orang!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/ini-penyebab-utama-pemanasan-global-yang-jarang-disadari-banyak-orang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ini Penyebab Utama Pemanasan Global yang Jarang Disadari Banyak Orang!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#website","url":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/","name":"APROBI","description":"Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#organization","name":"APROBI - Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia","url":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/wp-content\/uploads\/logo-aprobi-1600x800-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/wp-content\/uploads\/logo-aprobi-1600x800-1.jpg","width":1600,"height":800,"caption":"APROBI - Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Aprobi.id","https:\/\/x.com\/aprobi_id","https:\/\/www.instagram.com\/aprobi.id","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9uG7ugbW0xZOJXd0Dtskiw"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/#\/schema\/person\/7af341811f64e6538bbcd2eda626e8df","name":"aprobi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/201d08b91a6e223b9b5c8437074d9dc298439a5d370961ed4aa90a6ac086e9f9?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/201d08b91a6e223b9b5c8437074d9dc298439a5d370961ed4aa90a6ac086e9f9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/201d08b91a6e223b9b5c8437074d9dc298439a5d370961ed4aa90a6ac086e9f9?s=96&d=mm&r=g","caption":"aprobi"},"url":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/author\/aprobi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8320"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8322,"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8320\/revisions\/8322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8321"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}