Mantaf Nih Bensin Sawit alias Bensa Mutu di atas Pertamax dengan RON atau Octane Number 105-112 Keren

| Berita
Bagikan Share on Facebook Share on Twitter Share on Whatsapp

Motorplus-online.com | Rabu, 19 Januari 2022

Mantaf Nih Bensin Sawit alias Bensa Mutu di atas Pertamax dengan RON atau Octane Number 105-112 Keren

Setelah B30 atau Bio Solar dengan kandungan 30 persen minyak sawit kini keluar bensa atau bensin. Mantaf nih bensin sawit alias bensa mutu di atas Pertamax dengan RON atau octane number 105-112 keren perlu tahu nih. Bensa atau bensin sawit dengan RON 105-112 bisa dinilang sangat tinggi karena Pertamax Turbo saja hanya punya RON 98. RON atau research octane number menyatakan kandungan unsur oktan yang dikandung bensin. Makin tinggi angka oktan atau RON bensin makin bagus karena tahan ngelitik atau detonasi. Bensin dengan oktan tinggi cocok untuk kendaraan zaman sekarang yang memiliki kompresi tingggi. Angka RON 105-112 memang sekelas bahan bakar racing bahkan di atas Pertamax Racing. Bensin sawit atau bensa ini bisa dicampur dengan bensin berbahan dasar minyak bumi atau minyak fosil. Dikutip dari infosawit.com, Melia Laniwati Gunawan dari KK Teknologi Reaksi Kimia dan Katalis – FTI ITB kasih keterangan. Katanya bensin sawit atau bensin dengan RON 105-112 ini jika dicampur dengan bensin minyak bumi dengan RON 70-80 menghasil bensin RON 93. Bensin dengan RON 93 masih di atas Pertamax kaluaran Pertamina yang memiliki RON 92. Bensa hasil dari kerjasama Pusat Rekayasa Katalisis, Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Hasilnya bisa memproduksi bensin biohidrokarbon dengan bahan baku dasar minyak kelapa sawit atau bensa ini. Demonstrasi bensa dikukan pada 11 Januari 2022 lalu di Workshop PT Pura Engineering, Kudus, Jawa Tengah. Uji coba Bensa dilakukan pada kendaraan motor dan mobil, hasilnya Bensa bekerja baik sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Atas keberhasilan demo dan uji coba Bensa tersebut, ke depan akan dilakukan optimasi kapasitas produksi dan reaktornya, kemudian pihaknya akan membuat detail engineering design (DED). Setelah itu, sudah bisa membuat unit produksi dengan skala besar dengan katalis yang diproduksi ITB. Melia berharap unit produksi bensa bisa ditempatkan di perkebunan kelapa sawit milik para petani. Sehingga kebutuhan petani bisa menggunakan bensa dan meringankan pemerintah atau Pertamina dalam pasokan bahan bakar ke pelosok daerah.

https://www.motorplus-online.com/read/253101952/mantaf-nih-bensin-sawit-alias-bensa-mutu-di-atas-pertamax-dengan-ron-atau-octane-number-105-112-keren?page=all